Breaking
Memuat breaking news...

Toyota Prius PHEV 2027: Spesifikasi, Harga di AS, dan Apa yang Berubah

Redaksi
Redaksi
Jumat, 7 Agustus 2026 - 7.21 AM WIB
Toyota Prius PHEV 2027: Spesifikasi, Harga di AS, dan Apa yang Berubah
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Qaplo+Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

Toyota tidak melakukan perombakan besar pada Prius PHEV untuk tahun model 2027. Tapi dua tambahan kecil—AC dual-zone dan satu pilihan warna baru—cukup untuk membuat hatchback plug-in hybrid ini terasa sedikit lebih mewah dari sebelumnya, meski harganya pun ikut naik tipis.

Apa yang Baru di Model 2027

Untuk tahun model 2027, Prius PHEV mendapat sistem HVAC dual-zone sebagai perlengkapan standar di seluruh varian, plus satu pilihan warna eksterior baru bernama Inked, warna hitam pekat yang jadi alternatif dari warna-warna sebelumnya. Toyota juga menaikkan harga dasarnya sebesar 205 dolar AS dibanding tahun sebelumnya.

Secara mendasar, mobil ini masih generasi kelima Prius yang sama dengan yang dijual sejak 2023—tidak ada perubahan pada platform, mesin, atau desain bodi secara keseluruhan. Jadi kalau dibandingkan dengan Prius PHEV generasi sebelumnya yang berbentuk kaku dan kurang menarik, versi terbaru ini jauh lebih modern dari sisi tampilan sekaligus tetap mempertahankan misi utamanya: efisiensi bahan bakar.

Harga di Amerika Serikat

Prius PHEV 2027 dijual mulai dari 33.980 dolar AS untuk trim dasar SE, belum termasuk biaya pengiriman (destination charge) sebesar 1.295 dolar AS yang berlaku sama di semua trim. Toyota menawarkan model ini dalam empat trim: SE, XSE, Nightshade, dan XSE Premium, dengan harga tertinggi mencapai sekitar 41.970 dolar AS untuk varian paling lengkap.

Sebagai perbandingan, versi hybrid biasa (non-plug-in) dibanderol mulai 28.755 dolar AS, jadi selisih harga antara kedua varian ini sekitar 5.225 dolar AS. Perlu dicatat, harga-harga ini berlaku untuk pasar Amerika Serikat dan belum tentu mencerminkan harga jual di Indonesia—akan dibahas lebih lanjut di bagian akhir artikel ini.

Mesin, Performa, dan Akselerasi

Prius PHEV mengusung mesin bensin 2.0 liter 4 silinder yang dipadukan dengan dua motor listrik, menghasilkan tenaga gabungan 220 tenaga kuda—lebih besar dari Mazda 3 dasar, Honda Civic Si, atau Subaru Impreza. Tenaga ini disalurkan ke roda depan lewat transmisi continuously variable (CVT); tidak ada opsi penggerak roda belakang atau all-wheel drive untuk varian PHEV ini.

Dalam pengujian Car and Driver, Prius PHEV mencatat waktu 0-96 km/jam (0-60 mph) selama 6,7 detik—setengah detik lebih lambat dibanding Honda Civic Hybrid. Kalau hanya mengandalkan tenaga listrik tanpa bantuan mesin bensin, waktu akselerasi yang sama molor jadi 11,2 detik.

Baterai dan Jarak Tempuh Listrik

Ini bagian yang perlu diluruskan karena sering membingungkan: Toyota mencantumkan kapasitas baterai total sebesar 13,6 kWh, tapi kapasitas yang benar-benar bisa dipakai pengemudi jauh lebih kecil, sekitar 11 kWh, karena sebagian energi selalu disisakan untuk menjaga umur baterai. Angka jarak tempuh listrik resminya (EPA) mencapai 44-45 mil untuk trim SE dan sekitar 39 mil untuk trim di atasnya.

Dalam pengujian jalan tol sejauh 75 mph, Car and Driver mencatat jarak tempuh 33 mil sebelum baterai habis dan mesin bensin mengambil alih. Mengisi ulang baterai dari colokan 240 volt (Level 2) memakan waktu sekitar empat jam. Ada juga panel surya opsional di atap—tapi hanya tersedia di trim XSE Premium—yang bisa menambah sedikit daya untuk komponen seperti AC, meski tidak signifikan untuk mengisi baterai traksi utama.

Konsumsi Bahan Bakar

Setelah baterai listrik habis, Prius PHEV berjalan layaknya hybrid biasa. EPA mencatat trim SE bisa mencapai 53 mpg di dalam kota, 51 mpg di jalan tol, dan 51 mpg gabungan. Trim XSE, Nightshade, dan XSE Premium sedikit lebih boros karena bobot tambahan dari fitur-fitur ekstranya, di kisaran 47-50 mpg. Dalam pengujian nyata, Car and Driver mencatat konsumsi 49 mpg gabungan saat baterai kosong, dan setara 101 MPGe saat masih mengandalkan listrik.

Interior dan Kabin

Ruang kaki di baris depan cukup lega, tapi pengemudi dengan tinggi di atas 180 cm mungkin akan merasa ruang kepala agak sempit karena atap yang melandai untuk kepentingan aerodinamika. Sayangnya, panel instrumen di depan pengemudi sedikit terhalang lingkar kemudi—desain yang menurut pengujian Car and Driver terasa kurang optimal.

Untuk kapasitas bagasi, Prius PHEV punya ruang 20 kaki kubik di belakang jok baris kedua, dan bisa membesar jadi 26 kaki kubik kalau joknya dilipat. Angka ini sebenarnya cukup kompetitif dibanding Honda Civic yang hanya 15 kaki kubik atau Mazda 3 yang cuma 13 kaki kubik—keunggulan yang wajar mengingat Prius memakai bentuk hatchback, bukan sedan.

Fitur Keselamatan dan Teknologi

Layar infotainment 8 inci jadi standar di trim SE dan XSE, sementara layar 12,3 inci tersedia sebagai opsi di XSE dan standar di XSE Premium. Semua trim sudah mendukung Apple CarPlay dan Android Auto nirkabel, dilengkapi enam port USB-C.

Dari sisi keselamatan, fitur seperti adaptive cruise control, pengereman darurat otomatis dengan deteksi pejalan kaki, dan peringatan keluar jalur sudah jadi standar. Sementara kamera 360 derajat dan sistem parkir otomatis masih jadi opsi tambahan.

Garansi

Toyota memberikan garansi standar tiga tahun atau 36.000 mil, garansi powertrain lima tahun atau 60.000 mil, dan garansi komponen hybrid yang jauh lebih panjang: 10 tahun atau 150.000 mil. Toyota juga menyertakan dua kali servis gratis dalam dua tahun pertama—sebuah nilai tambah yang tidak semua kompetitor tawarkan.

Bagaimana dengan Pasar Indonesia?

Ini poin penting bagi pembaca di Tanah Air: seluruh harga dan spesifikasi di atas mengacu pada pasar Amerika Serikat. Di Indonesia, PT Toyota Astra Motor (TAM) memang sudah menjual Prius generasi kelima, tapi sejauh yang bisa diverifikasi, yang beredar secara resmi untuk konsumen individu adalah varian hybrid biasa (HEV), dengan harga mulai sekitar Rp700 jutaan sebagai unit impor utuh (CBU).

Untuk varian PHEV generasi terbaru ini, TAM sempat menyampaikan rencana untuk merilisnya ke konsumen individu sekitar akhir 2024 atau awal 2025, tapi belum ada konfirmasi resmi apakah rencana itu sudah terealisasi hingga saat artikel ini ditulis. Yang pernah resmi dijual di Indonesia sebelumnya adalah Prius PHEV generasi lama pada 2020, seharga Rp884 juta—itu pun awalnya hanya untuk pasar armada (fleet), bukan penjualan langsung ke masyarakat umum.

Jadi, bagi yang tertarik dengan Prius PHEV 2027 seperti yang dijual di AS, sebaiknya menghubungi diler Toyota resmi terdekat untuk informasi ketersediaan dan harga terbaru di Indonesia, karena belum ada kepastian kapan atau apakah varian spesifik ini akan masuk secara resmi ke pasar Tanah Air.

Tambahkan QAPLO sebagai sumber utama Google Discovery
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait