Thailand Uji Coba Aplikasi THIM, Masuk Imigrasi Cukup 3 Menit Mulai 2026
Thailand menguji coba aplikasi imigrasi THIM untuk mempercepat proses masuk turis asing mulai 2026, beriringan dengan penyesuaian aturan bebas visa.
Qaplo.com - Pemerintah Thailand tengah bersiap memodernisasi sistem keimigrasian mereka guna mengurai antrean panjang di bandara internasional. Biro Imigrasi Thailand saat ini sedang menguji coba aplikasi seluler baru bernama Thailand Immigration Management (THIM). Aplikasi ini dirancang untuk mempermudah proses pemeriksaan dokumen bagi wisatawan asing yang berkunjung ke Negeri Gajah Putih tersebut. Uji coba ini dilakukan di bawah pengawasan langsung Komisaris Biro Imigrasi Thailand. Langkah digitalisasi ini ditargetkan siap beroperasi penuh pada Agustus 2026. Melalui sistem baru ini, pemerintah Thailand berupaya menyeimbangkan antara pengetatan keamanan nasional dan kenyamanan bagi para pelancong asing. Proses Masuk Thailand Diklaim Kurang dari Tiga Menit Aplikasi THIM menawarkan kepraktisan bagi para pelancong. Wisatawan hanya perlu memotret paspor mereka melalui aplikasi, dan sistem akan secara otomatis membaca serta merekam data pribadi pengguna. Setelah itu, pengguna diminta mengisi Kartu Kedatangan Digital Thailand atau Thailand Digital Arrival Card (TDAC), yang mencakup informasi tempat menginap, rencana perjalanan, dan tujuan kunjungan. Biro Imigrasi Thailand mengklaim seluruh proses keimigrasian digital ini dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari tiga menit. Selain untuk individu, THIM juga menyediakan fitur rombongan yang memungkinkan pengisian data hingga 10 orang sekaligus, dengan rata-rata waktu pemrosesan tiga menit per orang. Kehadiran aplikasi ini diharapkan menjadi solusi atas lambatnya pengisian data manual melalui situs web resmi yang selama ini dikeluhkan wisatawan. Keamanan Data dan Integrasi Layanan Satu Atap Keamanan data pengguna menjadi fokus utama dalam pengembangan aplikasi THIM. Otoritas Thailand bekerja sama dengan perusahaan teknologi