Breaking
Memuat breaking news...

Sejumlah Akun WhatsApp Sempat Diblokir, Meta Akui Kesalahan Sistem

Redaksi
Redaksi
Rabu, 5 Agustus 2026 - 3.52 PM WIB
Sejumlah Akun WhatsApp Sempat Diblokir, Meta Akui Kesalahan Sistem
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Qaplo+Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

Meta akhirnya buka suara soal keluhan sejumlah pengguna WhatsApp yang mendadak tidak bisa mengakses akun mereka. Perusahaan menyebut masalah ini murni kesalahan sistem, bukan kebijakan pemblokiran yang disengaja, dan menyatakan tengah memulihkan akses bagi pengguna yang terdampak.

Keluhan mulai bermunculan di sejumlah media sosial sejak awal pekan ini. Pengguna yang tidak bisa membuka WhatsApp membagikan tangkapan layar akun mereka yang berstatus "dalam tinjauan" (under review).

Di dalam pemberitahuan tersebut, WhatsApp menjelaskan bahwa aktivitas akun dan informasi perangkat pengguna sedang diperiksa untuk memastikan kepatuhan terhadap ketentuan layanan. Perusahaan menjanjikan hasil peninjauan akan diketahui dalam 24 jam.

Sampai saat ini, Meta belum merinci penyebab pasti kesalahan tersebut, termasuk kenapa sejumlah akun tiba-tiba masuk kategori yang perlu ditinjau ulang. Perusahaan juga tidak menjelaskan apakah gangguan ini terkonsentrasi di wilayah tertentu atau tersebar merata secara global.

Meski begitu, Meta mengakui adanya masalah ini dan menegaskan sudah mengambil langkah untuk memulihkan akun-akun yang terdampak.

"Kami selalu berupaya mengantisipasi upaya penyalahgunaan layanan kami dan memblokir akun untuk membantu menjaga keamanan pengguna lain," kata juru bicara Meta, dikutip dari TechCrunch.

"Terkadang kami membuat kesalahan dan mencoba memperbaikinya secepat mungkin agar orang-orang bisa kembali mengobrol. Kami telah mengambil tindakan memulihkan akun yang terdampak," imbuhnya.

Meski Meta tidak mengungkap berapa banyak akun yang kena imbas, skala masalah ini tetap patut diperhatikan. WhatsApp tercatat memiliki lebih dari 3 miliar pengguna aktif bulanan di seluruh dunia, sehingga gangguan sekecil apa pun berpotensi berdampak pada ribuan orang sekaligus—meski secara persentase jumlahnya kemungkinan kecil dibanding total basis penggunanya.

Bagi pengguna yang saat ini mendapati akunnya berstatus "dalam tinjauan", Meta belum memberikan estimasi pasti kapan seluruh proses pemulihan rampung. Yang jelas, perusahaan menyatakan sudah bergerak memulihkan akses, dan pengguna yang terdampak disarankan menunggu notifikasi hasil peninjauan sebagaimana dijanjikan dalam pemberitahuan di aplikasi.

Tambahkan QAPLO sebagai sumber utama Google Discovery
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait