Breaking
Memuat breaking news...

Samsung Galaxy Unpacked Juli 2026: Foldable Generasi Kedelapan hingga Kacamata Pintar AI

Qaplo
Qaplo
Senin, 27 Juli 2026 - 6.12 AM WIB
Samsung Galaxy Unpacked Juli 2026: Foldable Generasi Kedelapan hingga Kacamata Pintar AI
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Qaplo+Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

QAPLO - Samsung menggelar acara Galaxy Unpacked pada Juli 2026 untuk memperkenalkan jajaran perangkat terbarunya. Acara ini tidak hanya menyajikan ponsel lipat generasi kedelapan, tetapi juga memperluas portofolio wearable dengan smartwatch anyar dan kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan. Bagi penggemar teknologi di Indonesia, peluncuran ini menandai langkah Samsung mempertegas dominasi di segmen foldable sekaligus menjajaki pasar wearable baru yang belum banyak dimainkan vendor Android.

Galaxy Z Fold 8, Desain Passport Teringan dari Samsung

Model terbaru dalam lini Z Fold hadir dengan form factor yang berbeda dari pendahulunya. Samsung menyebutnya desain "passport"—lebih lebar dan tidak setinggi model Z Fold sebelumnya. Bobotnya mencapai 201 gram, menjadikannya ponsel lipat teringan yang pernah dibuat Samsung. Di balik bodinya, perangkat ini ditenagai chip Snapdragon 8 Elite Gen 5, yang merupakan unit pemrosesan utama (SoC) terbaru dari Qualcomm.

Memori RAM yang ditawarkan mencapai 16GB dengan opsi penyimpanan internal hingga 1TB. Baterai berkapasitas 4.800 mAh disematkan untuk menyuplai daya.

Dari sisi kamera, Z Fold 8 membawa dua sensor utama beresolusi 50 megapixel untuk lensa wide dan ultrawide. Layar penutup (cover screen) berukuran 5,5 inci dengan panel AMOLED dan refresh rate 120Hz. Ketika dibuka, pengguna akan mendapatkan layar utama 7,6 inci dengan rasio aspek 4:3.

Menurut Samsung, rasio ini dirancang untuk memberikan pengalaman lebih nyaman saat menonton film atau membaca buku digital.

Galaxy Z Fold 8 Ultra, Penerus dengan Layar Lebih Besar

Bagi pengguna yang lebih menyukai bentuk Z Fold tradisional, Samsung menyediakan Z Fold 8 Ultra. Perangkat ini dianggap sebagai penerus langsung dari model Z Fold tahun lalu dengan layar utama 8 inci yang lebih tinggi. Sistem kameranya juga lebih agresif: sensor wide 200 megapixel, ultrawide 50 megapixel, serta lensa telephoto 10 megapixel dengan zoom optik 3x. Kapasitas baterai lebih besar, yaitu 5.000 mAh, didukung pengisian daya cepat 45 watt.

Galaxy Z Flip 8, Pembaruan Bertahap

Samsung tidak meninggalkan penggemar clamshell foldable. Z Flip 8 datang dengan pembaruan iteratif, di mana bahan engsel dan rangka diperkuat melalui teknologi Flex Titanium. Perusahaan menyebut teknologi ini menggabungkan lapisan paduan titanium dengan pelat titanium yang diperkuat, bertujuan membuat perangkat lebih tipis tanpa mengorbankan ketahanan bodi.

Galaxy Watch 9 dan Ultra 2, AI di Pergelangan Tangan

Samsung juga memperbarui lini smartwatch-nya dengan dua model. Galaxy Watch 9 tetap menjadi pilihan utama untuk pengguna umum, mengusung desain melingkar dengan casing aluminium. Tersedia dalam dua ukuran, 40mm dan 44mm, masing-masing dibekali baterai 390 mAh dan 445 mAh. Layarnya menggunakan panel Super AMOLED dengan kecerahan maksimal 3.000 nits. Satuan kecerahan ini menunjukkan seberapa terang layar bisa bersinar di bawah sinar matahari langsung.

Di sisi lain, Galaxy Watch Ultra 2 ditujukan bagi pengguna dengan aktivitas outdoor ekstrem. Casingnya terbuat dari titanium yang lebih tangguh, dengan ketebalan 12 persen lebih ramping dari model sebelumnya meski memuat baterai lebih besar, yaitu 800 mAh. Kecerahan layarnya mencapai 5.000 nits, yang Samsung klaim sebagai yang pertama di dunia untuk smartwatch.

Fitur baru bernama Trail Run memungkinkan pelacakan detail seperti ketinggian dan dampak medan, sementara pengingat hidrasi langsung mengestimasi cairan yang hilang melalui keringat.

Kedua jam tangan ini ditenagai platform Snapdragon Wear Elite yang menyertakan NPU, yaitu unit pemrosesan neural khusus untuk menangani tugas-tugas berbasis AI secara lebih efisien. Dukungan konektivitas meliputi Wi-Fi dual-band, LTE, Bluetooth 6.0, dan NFC. Galaxy Watch 9 dibanderol mulai 379 dolar AS dengan penyimpanan 32GB, sementara Ultra 2 memiliki kapasitas ganda (64GB) dan harga mulai 699 dolar AS.

Kacamata Pintar Samsung, Andalkan Suara dan Kamera

Selain ponsel dan jam tangan, Samsung memperkenalkan dua model kacamata pintar hasil kolaborasi dengan merek fesyen Gentle Monster dan Warby Parker. Perangkat ini berjalan pada sistem operasi Android XR dan ditenagai chip Snapdragon AR1 Gen1. Menariknya, berdasarkan pengujian langsung yang dilakukan CNET, kacamata ini tidak dilengkapi layar. Sebagai gantinya, interaksi utama dilakukan melalui perintah suara, didukung mikrofon, kamera, dan speaker terintegrasi.

Gemini menjadi inti dari pengalaman menggunakan kacamata ini. Pengguna bisa meminta kacamata mengambil foto informasi yang menarik dan menyimpannya langsung ke aplikasi Samsung Notes. Saat melakukan panggilan video, kamera pada kacamata bisa membagikan sudut pandang pengguna secara langsung ke lawan bicara. Dengan fitur-fitur tersebut, absennya layar tampaknya tidak terlalu menjadi kelemahan signifikan.

Baterai kacamata pintar ini diklaim mampu bertahan hingga sembilan jam dalam sekali pengisian. Kotak penyimpannya berfungsi sebagai power bank yang bisa mengisi ulang baterai hingga tujuh kali penuh. Samsung belum mengumumkan harga dan jadwal ketersediaan resmi, hanya menyebut bahwa perangkat akan segera hadir di pasar.

Harga dan Posisi di Pasar

Untuk lini foldable, Samsung membanderol Galaxy Z Flip 8 mulai 1.199 dolar AS, Z Fold 8 mulai 1.899 dolar AS, dan Z Fold 8 Ultra mulai 2.099 dolar AS. Jika dikonversi dengan kurs perkiraan, harga tersebut setara sekitar Rp19 juta, Rp30 juta, dan Rp33,5 juta. Angka ini menempatkan ketiga perangkat di segmen premium, bersaing langsung dengan rumor iPhone Fold yang juga disebut-sebut akan mengadopsi desain serupa.

Bagi konsumen di Indonesia, keputusan pembelian tentu perlu mempertimbangkan tidak hanya spesifikasi, tetapi juga ketersediaan layanan purna jual dan ketahanan engsel dalam kondisi iklim tropis. Samsung memang masih mendominasi pasar ponsel lipat secara global, namun hadirnya form factor baru pada Z Fold 8 menunjukkan perusahaan ingin menarik pengguna yang sebelumnya merasa layar foldable terlalu tinggi dan sempit.

  • Samsung memperkenalkan Galaxy Z Fold 8 dengan desain passport 201 gram, chip Snapdragon 8 Elite Gen 5, dan harga mulai $1.899 (sekitar Rp30 juta).

  • Galaxy Z Fold 8 Ultra hadir sebagai penerus model lama dengan layar 8 inci, kamera 200MP, dan baterai 5.000 mAh, dibanderol mulai $2.099 (sekitar Rp33,5 juta).

  • Galaxy Z Flip 8 mendapat pembaruan iteratif dengan teknologi Flex Titanium untuk ketipisan dan ketahanan, harga mulai $1.199 (sekitar Rp19 juta).

  • Galaxy Watch 9 dan Ultra 2 menggunakan platform Snapdragon Wear Elite dengan NPU untuk AI, layar hingga 5.000 nits, dan harga mulai $379 serta $699.

  • Kacamata pintar Samsung kolaborasi Gentle Monster dan Warby Parker tidak memiliki layar, mengandalkan Gemini, kamera, dan perintah suara; harga dan ketersediaan belum diumumkan.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait