Breaking
Memuat breaking news...

Pemerintah AS Paksa Anthropic Blokir Akses Model AI Claude Terbaru, Ada Apa?

Qaplo
Qaplo
Jumat, 19 Juni 2026 - 6.13 AM WIB
Pemerintah AS Paksa Anthropic Blokir Akses Model AI Claude Terbaru, Ada Apa?
Reading Comfort
adjust the font size

WASHINGTON, D.C. — Hubungan antara industri kecerdasan buatan (AI) dan pemerintah Amerika Serikat kembali menegang. Administrasi Presiden Donald Trump secara mendadak memerintahkan Anthropic untuk menangguhkan akses asing terhadap dua model AI mutakhirnya, Fable 5 dan Mythos 5. Langkah agresif ini diambil di tengah kekhawatiran bahwa teknologi tersebut dapat disalahgunakan untuk melancarkan serangan siber skala besar.

Perintah pembatasan ekspor yang diterima Anthropic pada Jumat (12/6/2026) tersebut mewajibkan perusahaan memblokir total layanan bagi pengguna berkebangsaan asing. Aturan ini berlaku ketat untuk pengguna di luar maupun di dalam wilayah AS, bahkan mencakup karyawan asing yang bekerja di internal Anthropic sendiri.

Kronologi dan Pemicu di Balik Layar

Menurut laporan The Wall Street Journal, intervensi mendadak dari Gedung Putih ini bukan tanpa alasan. Langkah tersebut kabarnya dipicu oleh komunikasi intensif antara CEO Amazon, Andy Jassy, dengan Menteri Keuangan AS, Scott Bessent.

Dalam pembicaraan tersebut, Jassy melaporkan temuan para peneliti Amazon yang menguji model Fable 5. Menggunakan serangkaian perintah khusus (prompt engineering), tim peneliti berhasil membuat AI tersebut menyajikan informasi sensitif yang dapat mempermudah eksekusi serangan siber.

Mengingat Fable 5 dan Mythos 5 dirancang dengan kemampuan tinggi untuk mendeteksi kerentanan sistem perangkat lunak, pemerintah AS langsung mengambil posisi siaga demi melindungi keamanan nasional.

Ironi Regulasi dan Protes Anthropic

Tindakan tegas pemerintah ini memicu ironi tersendiri. Hanya beberapa hari sebelum perintah blokir turun, CEO Anthropic, Dario Amodei, baru saja menerbitkan esai yang justru mendorong perlunya regulasi AI yang lebih ketat dan mengikat secara hukum.

"Model AI mutakhir, seperti pesawat terbang, harus menjalani pengujian dan audit teknis. Peluncurannya harus diblokir atau dibatalkan sebagai ancaman terhadap keselamatan publik jika tidak memenuhi standar keselamatan yang tinggi," tulis Amodei dalam esainya yang dikutip dari CNBC International.

Namun, bentuk intervensi sepihak dari administrasi Trump kali ini dinilai tidak sejalan dengan apa yang diharapkan perusahaan. Anthropic menyatakan keberatan atas keputusan sepihak tersebut dan menyebut insiden ini sebagai bentuk kesalahpahaman. Mereka menilai kebijakan pemblokiran mendadak ini tidak didasarkan pada proses hukum yang transparan dan fakta teknis yang jelas.

Sebagai langkah cepat, sejumlah karyawan senior Anthropic dilaporkan telah terbang ke Washington, D.C. pada Senin (15/6/2026) untuk berdialog langsung dengan pejabat pemerintah guna mencari jalan keluar.

Dampak Global dan Risiko bagi Industri

Langkah reaktif yang diambil pemerintah AS ini memperlihatkan ketidakpastian regulasi di sektor teknologi tinggi. Penghentian operasional model AI secara tiba-tiba membuktikan bahwa pemerintah siap mengambil langkah ekstrem jika mendeteksi adanya risiko rantai pasok atau potensi spionase siber.

Bagi sektor industri—khususnya perbankan dan infrastruktur digital global—kehadiran model tangguh seperti Mythos 5 sebenarnya diproyeksikan untuk memperkuat pertahanan internal dari serangan siber (defensive AI). Namun, dengan adanya blokir total ini, ketergantungan global pada penyedia teknologi asal AS kini dihadapkan pada risiko geopolitik yang tinggi. Hingga saat ini, Anthropic belum memberikan kepastian kapan layanan Claude Fable 5 dan Mythos 5 dapat kembali diakses oleh publik.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait