Meta Klaim Hapus 159 Juta Iklan Penipuan dan 11 Juta Akun Sepanjang Tahun Lalu

Meta menyebut upayanya membersihkan platform dari penipuan mulai menunjukkan hasil signifikan. Sepanjang tahun lalu, perusahaan mengklaim telah menghapus lebih dari 159 juta iklan penipuan dan menurunkan hampir 11 juta akun yang diduga terkait jaringan kejahatan tersebut.
Angka ini disampaikan Vice President Meta Asia Pasifik, Ben Joe, sebagaimana dikutip dari Detikcom, Jumat (14/8/2026). Menurutnya, langkah pemberantasan penipuan tahun ini justru diperluas lagi lewat kerja sama dengan pihak-pihak eksternal — mulai dari Microsoft, Coinbase, Departemen Kehakiman Amerika Serikat, kepolisian, sampai berbagai instansi pemerintah dan otoritas di banyak wilayah.
Selain menghapus iklan, Meta juga mencatat lebih dari satu juta akun, halaman, dan grup yang berkaitan dengan penipuan telah ditutup, sementara 63 individu dari sindikat penipuan berhasil ditangkap dan diamankan.
Yang menarik, sebagian besar tindakan ini dilakukan sebelum ada laporan dari pengguna — Meta mengklaim 92% iklan penipuan sudah dihapus secara proaktif oleh sistemnya sendiri. Perusahaan juga menargetkan 90% pendapatan iklan globalnya berasal dari entitas bisnis yang sudah terverifikasi pada akhir 2026.
Di sisi edukasi, Meta menjalankan kampanye keamanan siber yang disebut menjangkau hingga 300 juta pengguna, mendorong mereka memakai passkey dan otentikasi dua faktor. Ben Joe menggambarkan tujuan kampanye ini sebagai upaya mengajak masyarakat untuk "mengunci pintu depan digital mereka" sebelum ada pihak tak diundang yang masuk.
Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda