Breaking
Memuat breaking news...

Lucid Gravity GT-S Meluncur di Monterey Car Week, Usung Tenaga 1.070 HP Terinspirasi Air Sapphire

Redaksi
Redaksi
Jumat, 14 Agustus 2026 - 8.29 AM WIB
Lucid Gravity GT-S Meluncur di Monterey Car Week, Usung Tenaga 1.070 HP Terinspirasi Air Sapphire
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Qaplo+Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

Lucid, produsen mobil listrik premium asal Amerika Serikat yang belum resmi masuk pasar Indonesia, memperkenalkan varian performa tertinggi untuk SUV listriknya, Gravity, dengan nama GT-S. Peluncuran dilakukan di ajang Monterey Car Week, dan menurut Lucid, varian baru ini terinspirasi dari sedan performa tinggi mereka, Air Sapphire — mobil yang sanggup menempuh jarak seperempat mil (sekitar 402 meter) dalam waktu kurang dari 9 detik.

Meski disebut terinspirasi Sapphire, Gravity GT-S ternyata tidak mewarisi konfigurasi tiga motor listrik milik sang sedan. Powertrain GT-S tetap menggunakan dua motor listrik, namun diklaim mampu menghasilkan tenaga hingga 1.070 tenaga kuda — naik 242 tenaga kuda dibanding Gravity Grand Touring yang sebelumnya menjadi varian tertinggi. Lucid belum mengungkap apakah torsi ikut naik dari angka 909 pound-feet (setara sekitar 1.232 Nm) milik Grand Touring.

Performa dan Fitur Pengendalian

Dari sisi akselerasi, Lucid mengklaim Gravity GT-S mampu berlari dari 0 ke 60 mph (setara 0–96 km/jam) dalam 3,1 detik — lebih cepat 0,3 detik dibanding Gravity GT reguler. Sebagai standar, GT-S juga dibekali Dynamic Handling Package milik Lucid, paket yang menghadirkan suspensi udara adaptif dan sistem kemudi roda belakang untuk membuat SUV besar ini lebih lincah bermanuver di jalan berkelok maupun saat berpindah jalur.

Sentuhan Biru ala Air Sapphire

Kalau soal performa GT-S tidak sepenuhnya mewarisi Sapphire, urusan tampilan justru sebaliknya. Kaliper rem, logo pelek, emblem beruang California di fender depan, badge level trim, jahitan aksen dan piping di kabin, hingga garis pada setir, semuanya tampil dalam warna biru terang — upaya Lucid menghadirkan nuansa warna khas Air Sapphire ke berbagai material di Gravity GT-S.

Bahkan sabuk pengaman pun ikut berwarna biru dengan tekstur semi-mengkilap yang meniru kedalaman warna pada Sapphire. Kepala sandaran kursi depan juga dihiasi emboss berbentuk beruang.

Harga: Berapa Kalau Dikonversi ke Rupiah?

Gravity GT-S kini menjadi model tertinggi dalam jajaran SUV Lucid, dibanderol US$127.750 setelah ditambah biaya pengiriman sebesar US$1.850 — sekitar US$27.000 lebih mahal dibanding Gravity Grand Touring standar. Dengan kurs dolar AS yang berada di kisaran Rp17.850 per pertengahan Agustus 2026, harga tersebut setara sekitar Rp2,28 miliar di pasar Amerika Serikat.

Sebagai gambaran opsi tambahan, paket Dynamic Handling di Grand Touring dibanderol US$3.900 (sekitar Rp70 juta), sementara pilihan pelek terbesar dihargai US$3.500 (sekitar Rp62,5 juta) secara terpisah.

Perlu digarisbawahi: angka konversi ini murni menggambarkan harga jual di Amerika Serikat, bukan estimasi harga jika Gravity GT-S dijual di Indonesia. Lucid belum memiliki jaringan penjualan resmi di sini, dan kendaraan listrik impor utuh (CBU) kelas premium seperti ini biasanya dikenai bea masuk, PPnBM, serta pajak lain yang bisa membuat harga jual di dalam negeri jauh lebih tinggi dari sekadar hasil konversi kurs.

Dibanding Air Sapphire yang punya tenaga 1.234 tenaga kuda, Gravity GT-S memang kalah 164 tenaga kuda. Tapi dari sisi harga, GT-S ditawarkan jauh lebih terjangkau dibanding banderol Sapphire.

Tambahkan QAPLO sebagai sumber utama Google Discovery
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait