Breaking
Memuat breaking news...

Jangan Cuma Cek Karat, Ini 5 Ciri Mobil Bekas Banjir yang Sering Lolos Inspeksi

Qaplo
Qaplo
Minggu, 21 Juni 2026 - 10.41 AM WIB
Jangan Cuma Cek Karat, Ini 5 Ciri Mobil Bekas Banjir yang Sering Lolos Inspeksi
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Qaplo+Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

QAPLO - Membeli mobil bekas memerlukan ketelitian tingkat tinggi, terutama dalam mendeteksi apakah kendaraan tersebut pernah terendam banjir atau tidak. Selama ini, sebagian besar calon pembeli hanya mengandalkan keberadaan karat pada bodi atau kolong mobil sebagai indikator utama. Padahal, tanda tersebut sangat mudah disamarkan melalui proses pembersihan atau kosmetik mobil.

Sundoro Edi Pranoto, seorang ahli dari Inspector Mobil, mengungkapkan bahwa jejak banjir sebenarnya lebih banyak tertinggal di area-area tersembunyi. Bagian bawah dan celah sempit pada kendaraan justru menyimpan bukti yang jauh lebih akurat dibandingkan permukaan luar yang mudah dipoles.

Lumpur di Celah Karet Pintu dan Kabel

Menurut Sundoro, salah satu titik pertama yang harus diperiksa adalah karet pelindung pintu. Celah di balik karet ini sering kali menyimpan sisa lumpur halus yang mengering. Selain itu, tumpukan kabel di balik dasbor atau ruang mesin juga menjadi indikator kuat karena celah kabel sangat sulit dibersihkan secara total jika sudah kemasukan air kotor.

Serat Sabuk Pengaman dan Soket Elektronik

Komponen keselamatan seperti sabuk pengaman (safety belt) juga tidak boleh luput dari perhatian. Bahan serat kain pada sabuk pengaman sangat mudah menyerap air lumpur dan meninggalkan noda permanen atau bau apek yang khas. Pembeli disarankan menarik sabuk pengaman hingga ujung maksimal dan memeriksa kondisi baut pengikatnya.

Sektor kelistrikan juga menjadi area krusial yang paling sensitif terhadap air. Sundoro menyarankan untuk memeriksa soket-soket kabel, port USB pengisi daya, hingga soket OBD2 (On-Board Diagnostics). Sisa kelembapan atau perubahan warna akibat korosi ringan biasanya masih tertinggal di area sensitif ini meskipun mobil sudah melalui proses detailing profesional.

Kerusakan Karet Kaki-Kaki Mobil

Dampak banjir tidak hanya merusak estetika dan kelistrikan, tetapi juga ketahanan mekanis kendaraan. Komponen kaki-kaki yang berbahan karet cenderung mengalami penurunan kualitas secara drastis setelah terendam air banjir. Karet suspensi yang cepat getas atau lemah dapat mengganggu kenyamanan berkendara dan membutuhkan biaya perbaikan yang tidak sedikit.

Bagi masyarakat yang berencana membeli mobil bekas, melakukan inspeksi mandiri secara mendalam atau menggunakan jasa inspektor independen sangat direkomendasikan. Langkah antisipasi ini penting untuk menghindari risiko kerugian finansial akibat kerusakan fatal di kemudian hari.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait