Perusahaan milik Elon Musk, X Corp dan SpaceXAI, resmi mencabut gugatan antimonopoli mereka terhadap Apple dalam kasus yang sebelumnya menuduh Apple dan OpenAI membatasi persaingan di pasar smartphone dan chatbot AI generatif. Dengan pencabutan ini, Apple tidak lagi menjadi salah satu pihak tergugat dalam perkara tersebut — meski Musk dan perusahaannya tetap melanjutkan gugatan mereka terhadap OpenAI.

Yang jadi sorotan: dokumen pengajuan pencabutan gugatan itu tidak menjelaskan alasannya. Tidak ada keterangan apakah Apple dan pihak Musk mencapai kesepakatan damai (settlement) di balik layar, atau ada pertimbangan lain yang mendasarinya.

Duduk perkara: tuduhan apa yang dilayangkan ke Apple?

Gugatan ini semula menuduh Apple melanggar hukum antimonopoli lewat cara mereka mengintegrasikan ChatGPT buatan OpenAI ke dalam fitur Apple Intelligence di iPhone dan perangkat Apple lainnya. Menurut X dan SpaceXAI, kerja sama itu secara tidak adil menutup akses penyedia AI pesaing lain, sekaligus membantu Apple dan OpenAI mempertahankan posisi dominan mereka di pasar.

Apple sendiri membantah tuduhan tersebut. Perusahaan asal Cupertino ini berulang kali menyatakan bahwa integrasi ChatGPT di perangkatnya tidak bersifat eksklusif — artinya, pengguna maupun pengembang tetap punya opsi memakai layanan AI lain.

Yang membuat kasus ini cukup signifikan: pada November 2025, seorang hakim di Amerika Serikat sempat menolak upaya awal untuk menghentikan kasus ini, dan mengizinkan gugatan tetap berlanjut ke tahap berikutnya. Jadi pencabutan gugatan terhadap Apple kali ini terjadi bukan di awal proses hukum, melainkan setelah kasus sempat dinyatakan layak lanjut oleh pengadilan.

Kenapa ini penting bagi Apple sekarang?

Momen pencabutan gugatan ini terjadi bersamaan dengan langkah besar Apple dalam strategi AI mereka. Bulan ini, Apple baru saja merilis versi beta Siri AI sebagai bagian dari generasi baru Apple Intelligence. Menurut keterangan Apple, model AI terbaru mereka — disebut Apple Foundation Models — dikembangkan bersama Google, memanfaatkan teknologi Gemini, sementara ChatGPT tetap tersedia sebagai salah satu ekstensi tambahan di dalam Siri, bukan satu-satunya andalan.

Dengan kata lain: lepas dari kasus hukum ini, Apple tampaknya memang sedang memperluas kemitraan AI mereka ke lebih dari satu perusahaan — tidak lagi bergantung pada OpenAI saja.

Yang belum terjawab

Di sinilah letak kehati-hatian yang perlu dimiliki pembaca, terutama investor. Pencabutan gugatan ini bukan berarti pengadilan memutuskan tindakan Apple sah secara hukum. Tidak ada putusan yang menyatakan Apple tidak bersalah — pihak penggugat (X dan SpaceXAI) yang memilih menarik tuduhan mereka sendiri, dan itu dua hal yang berbeda.

Berdasarkan laporan Reuters yang dikutip sebagai sumber, Apple, pihak Musk, maupun OpenAI sama-sama belum memberikan komentar resmi ketika berita ini pertama kali diberitakan. Yang menarik, OpenAI justru menyebut mereka sama sekali tidak dilibatkan dalam kesepakatan pencabutan gugatan ini dan mengaku tidak tahu isi kesepakatannya. OpenAI bahkan telah meminta X untuk membuka detail kesepakatan tersebut, dengan alasan informasi itu bisa berdampak pada sisa gugatan yang masih berjalan serta pembelaan mereka sendiri.

Perlu digarisbawahi juga: gugatan terhadap OpenAI belum selesai. Musk lewat X dan SpaceXAI tetap melanjutkan pertarungan hukum ini, hanya saja kini tanpa menyeret Apple sebagai tergugat.