Breaking
Memuat breaking news...

Bunga Kredit Mekaar Resmi Turun Jadi 8%, Berlaku Awal September untuk 14 Juta Nasabah

Redaksi
Redaksi
Kamis, 13 Agustus 2026 - 7.41 AM WIB
Bunga Kredit Mekaar Resmi Turun Jadi 8%, Berlaku Awal September untuk 14 Juta Nasabah
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Qaplo+Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

Kabar baik untuk jutaan perempuan pelaku usaha mikro: bunga kredit PNM Mekaar dipastikan turun signifikan, dari rata-rata sekitar 20% menjadi 8%. Kebijakan ini hasil rampungan bersama antara BP BUMN, BPI Danantara, dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dan ditargetkan mulai berlaku awal September 2026.

Kepala BP BUMN yang juga menjabat COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, mengungkapkan lewat akun Instagram resminya bahwa pihaknya sudah bertemu dengan Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Kemenko Perekonomian, Ferry Irawan, untuk membahas kemajuan implementasi kebijakan ini. Pembahasan itu mencakup percepatan aturan pendukung, realokasi anggaran Kredit Usaha Rakyat (KUR), hingga penerbitan Sistem Informasi Kredit Program (SIKP).

Cerita di balik keputusan ini bermula dari pertemuan antara Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dan pihak Danantara. Menteri UMKM Maman Abdurrahman, yang turut hadir, menjelaskan bahwa selama ini bunga yang ditanggung sekitar 14 juta nasabah Mekaar — mayoritas ibu-ibu dari keluarga prasejahtera — berkisar 18% hingga 24%, dengan rata-rata sekitar 20%. Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, angka itu harus ditekan di bawah 10% agar tidak memberatkan mereka.

Setelah proses formulasi, disepakati angka final di kisaran 8%. Maman menyebut program dengan skema bunga baru ini diperkirakan mulai berlaku "di estimasi kurang lebih di awal September ini."

Jika benar-benar terealisasi sesuai jadwal, penurunan ini akan memangkas beban bunga nasabah Mekaar lebih dari separuhnya — dampak yang cukup besar bagi kelompok yang selama ini jadi tulang punggung ekonomi keluarga prasejahtera.

Tambahkan QAPLO sebagai sumber utama Google Discovery
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait