Breaking
Memuat breaking news...

Audi ZERØ, Konsep Mobil Brutalis Single-Seater dari Desainer Filipina

Qaplo
Qaplo
Senin, 27 Juli 2026 - 6.26 AM WIB
Audi ZERØ, Konsep Mobil Brutalis Single-Seater dari Desainer Filipina
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Qaplo+Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

QAPLO - Masa keemasan mobil konsep futuristik yang menantang batas imajinasi ternyata belum sepenuhnya berlalu. Setelah Ford Nucleon berbasis energi atom pada 1958 dan trio konsep Chevy Astro bergaya roket di era 1960-an, kini seorang desainer asal Filipina menghadirkan visi lain yang tak kalih mengejutkan: Audi ZERØ.

Wini Camacho, nama di balik konsep ini, adalah desainer otomotif kenamaan yang menghabiskan lebih dari tiga dekade berkarier di Mercedes-Benz. Setelah pensiun dari perusahaan Jerman tersebut, ia mulai menciptakan serangkaian kendaraan konsep yang menarik perhatian. Karya terbarunya untuk Audi mengusung pendekatan desain brutalist, yaitu gaya yang mengedepankan bentuk geometris keras dan permukaan yang terlihat mentah, mirip dengan arsitektur brutalist pada gedung-gedung modern.

Berbeda dengan mobil konsep kebanyakan yang mengandalkan garis aerodinamis tajam atau lekukan mengalir, Audi ZERØ justru tampil sederhana namun berani. Terdapat kabin berbentuk bola atau bulat sebagai pusat kendaraan, lalu dikelilingi oleh empat tabung besar yang berfungsi sebagai rumah roda. Ukuran keseluruhan sangat kompak, hanya sekitar 3 x 1,8 meter, dengan konfigurasi tempat duduk untuk satu orang saja. Camacho membayangkan varian ini bisa hadir dalam bentuk coupe, roadster, bahkan versi yang dioptimalkan khusus untuk lintasan balap.

Bagian dalam kabin menegaskan kesan minimalis. Terdapat pusat kendali dari aluminium yang dilengkapi tombol-tombol fisik. Pilihan ini kontras dengan tren mobil produksi massal saat ini yang semakin menggantikan tombol fisik dengan layar sentuh besar. Nuansa interior yang terasa tegas dan sederhana sejalan dengan konsep eksteriornya.

Sebelum Audi ZERØ, Camacho telah menciptakan sejumlah desain menggugah, termasuk BMW Z/Z dengan bodi logam kembar dan Fiat Topolino XS yang berbentuk sangat bundar dan ringkas. Namun, seperti kebanyakan mobil konsep ekstrem, karya-karya tersebut tetap berupa gambar dan model digital. Belum ada indikasi bahwa pabrikan terkait bernama menjadikannya model jalanan.

Memang, dunia otomotif sudah terbiasa melihat mobil konsep yang begitu menggoda namun tidak pernah diproduksi. Yang lebih sering terjadi adalah elemen desain tertentu dari konsep tersebut diserap ke dalam mobil massal. Sebagai contoh, Audi Le Mans Quattro tahun 2003 menjadi inspirasi utama bagi supercar Audi R8 yang meluncur lima tahun kemudian. Di sisi lain, ada juga konsep yang berhasil menjadi kenyataan, seperti Audi TT, meski model tersebut akhirnya dihentikan agar pabrikan bisa fokus pada kendaraan listrik.

Soal apakah Audi akan bekerja sama dengan Camacho untuk mewujudkan ZERØ, jawabannya masih kabur. Desainnya mungkin terlalu radikal untuk diproduksi massal, namun belum ada pihak yang menampik kemungkinan tersebut secara terbuka. Bagi penggemar otomotif di Indonesia, ZERØ setidaknya menunjukkan bahwa eksplorasi bentuk kendaraan listrik masa depan masih jauh dari kata membosankan, bahkan jika hanya sebatas imajinasi di atas kertas.

  • Audi ZERØ adalah konsep mobil listrik bergaya brutalist karya Wini Camacho, desainer Filipina eks Mercedes-Benz.

  • Desainnya menampilkan kabin bulat dengan empat tabung roda, ukuran sangat kompak sekitar 3 x 1,8 meter, dan tempat duduk tunggal.

  • Interior minimalist dengan pusat kendali aluminium dan tombol fisik, berlawanan dengan tren layar sentuh pada mobil modern.

  • Seperti kebanyakan konsep ekstrem, belum ada kepastian ZERØ akan diproduksi massal, meski elemen desainnya bisa menjadi inspirasi model Audi di masa depan.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait