Breaking
Memuat breaking news...

Anthropic Belum Untung, tapi Diincar Investor Senilai Rp32.000 Triliun. Ini Alasannya

Redaksi
Redaksi
Rabu, 19 Agustus 2026 - 7.26 AM WIB
Anthropic Belum Untung, tapi Diincar Investor Senilai Rp32.000 Triliun. Ini Alasannya
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Qaplo+Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

Kalau target ini tercapai, IPO Anthropic akan jadi yang terbesar sepanjang sejarah pasar saham. Tapi ada juga yang bertanya: apakah angkanya masuk akal, atau sudah kebablasan?

Bayangkan sebuah perusahaan berusia lima tahun yang nilainya diperkirakan tembus 2 triliun dolar AS — setara sekitar Rp32.000 triliun — saat pertama kali menjual sahamnya ke publik. Itulah yang tengah dibicarakan di Wall Street soal Anthropic, perusahaan pembuat chatbot AI Claude.

Menurut laporan Financial Times yang dikutip banyak media pada pertengahan Agustus 2026, sejumlah investor Anthropic memperkirakan perusahaan ini akan melantai di bursa (initial public offering atau IPO) pada Oktober 2026 dengan valuasi setidaknya 2 triliun dolar AS.

Ini proyeksi dari para investor, bukan target resmi dari manajemen Anthropic. Menurut laporan yang sama, para eksekutif senior perusahaan disebut belum menetapkan angka valuasi pasti, bahkan dalam pembicaraan internal sekalipun.

Pada Mei 2026, Anthropic mengumumkan pendapatan tahunan mereka (dihitung dari performa bulan berjalan yang disetahunkan) mencapai 47 miliar dolar AS. Lalu, menurut Bloomberg, pendapatan kuartal kedua 2026 mereka mencapai 11,5 miliar dolar AS — melonjak 14 kali lipat dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Sejumlah investor bahkan memproyeksikan pendapatan tahunan Anthropic bisa mencapai 100–120 miliar dolar AS pada akhir 2026.

Untuk konteks: pada putaran pendanaan swasta terakhirnya Mei lalu, Anthropic dinilai sekitar 965 miliar dolar AS (hampir 1 triliun dolar). Jadi, target 2 triliun dolar untuk IPO ini secara praktis berarti melipatgandakan valuasi perusahaan hanya dalam hitungan bulan — sesuatu yang terdengar ekstrem, tapi menurut sejumlah investor, sebanding dengan laju pertumbuhan pendapatan yang mereka catat.

Perbandingan yang paling sering dipakai adalah dengan SpaceX, perusahaan roket dan internet satelit milik Elon Musk yang sempat mencatatkan IPO terbesar dalam sejarah. SpaceX melantai di bursa Juni 2026 dengan valuasi 1,77 triliun dolar AS, sempat menembus 2 triliun dolar, lalu turun kembali ke kisaran 1,9 triliun dolar saat ini.

Tapi ada detail penting yang sering terlewat: sejak SpaceX bergabung dengan xAI (perusahaan AI milik Musk yang membuat chatbot Grok) awal 2026, bisnis SpaceX bukan lagi murni soal roket. Dari total pendapatan kuartal kedua mereka, hanya 12 persen yang berasal dari bisnis peluncuran roket. Mayoritas — 54 persen — datang dari Starlink, layanan internet satelitnya. Sisanya, sekitar 33 persen, dari bisnis AI (Grok), yang justru menjadi mesin pertumbuhan utama dengan kenaikan hampir 250 persen dibanding tahun sebelumnya.

Jadi kalau Anthropic — yang produk utamanya, Claude, bersaing langsung dengan Grok — sudah membukukan pendapatan lebih besar dari total pendapatan tahunan SpaceX dan tumbuh jauh lebih cepat, argumen investor adalah: wajar jika valuasinya berpotensi melampaui SpaceX.

Di sinilah muncul perdebatan. Sejumlah analis, termasuk yang dikutip Forbes, mempertanyakan apakah valuasi setinggi ini justru pertanda gelembung (bubble) di industri AI — mengingat biaya operasional model AI kelas atas sangat mahal, sementara model open-source jadi pesaing yang makin agresif. Fortune turut mencatat bahwa Anthropic, seperti kebanyakan perusahaan AI generasi ini, belum mencatatkan laba tahunan yang signifikan — sehingga valuasi 2 triliun dolar sangat bergantung pada asumsi pertumbuhan masa depan, bukan kinerja keuangan yang sudah terbukti.

Di sisi lain, ada pula analis yang menilai target ini justru terlalu rendah. Salah satu investor bahkan menyebut 2 triliun dolar sebagai "batas bawah yang sangat rendah", dengan alasan laju pertumbuhan Anthropic yang mereka nilai bisa mendukung valuasi hingga 3 triliun dolar.

Angka-angka di atas masih berupa proyeksi dan ekspektasi pasar, bukan kepastian. Anthropic sendiri telah mengajukan pendaftaran IPO secara rahasia ke regulator pasar modal AS, namun belum mengumumkan tanggal pasti, harga saham, atau bursa tempat mereka akan tercatat. Tulisan ini bersifat informatif dan bukan rekomendasi investasi — keputusan membeli atau tidak membeli saham perusahaan mana pun sebaiknya mempertimbangkan riset dan nasihat dari profesional keuangan tepercaya.

---

Berdasarkan laporan The Motley Fool, Financial Times (dikutip Yahoo Finance, PYMNTS, Fortune), serta Forbes.

Tambahkan QAPLO sebagai sumber utama Google Discovery
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait