Nama Xiaomi 17 Pro Max langsung mengundang perdebatan: dari seri 15, Xiaomi loncat ke angka 17 dan untuk pertama kalinya memakai embel-embel "Pro Max" — persis seperti penamaan flagship dari Cupertino. Namun di balik nama yang memancing, ponsel ini membawa satu inovasi berani yang jarang dilakukan pabrikan besar: layar kedua di punggungnya.

Sebagaimana diulas langsung kanal GadgetIn, ponsel yang sejauh ini baru dipasarkan di China itu mengusung panel belakang AMOLED berukuran 2,9 inci dengan refresh rate 120Hz. Layar ini bukan sekadar hiasan: ia bisa menampilkan jam, widget ala smartwatch, notifikasi, pengatur timer, hingga pratinjau kamera belakang untuk selfie — sehingga pengguna bisa memotret diri dengan kamera utama 50MP alih-alih kamera depan.

Spesifikasi Kelas Flagship

Layar utamanya berukuran 6,9 inci berteknologi LTPO AMOLED 120Hz dengan resolusi 2K dan kecerahan puncak 3.500 nits, dilindungi Xiaomi Dragon Crystal Glass generasi ketiga. Jantungnya adalah Snapdragon 8 Elite Gen 5, chipset Qualcomm terbaru yang dipadukan RAM hingga 16GB dan penyimpanan hingga 1TB.

Sektor kamera terdiri dari tiga sensor belakang 50MP — kamera utama hasil racikan Leica, lensa periskop telefoto 5x, dan ultrawide — plus kamera selfie 50MP. Baterainya tergolong monster: 7.500 mAh dengan pengisian kabel 100W, nirkabel 50W, dan reverse wireless 22,5W. Charger 100W dan hardcase bahkan masih disertakan di dalam kotak.

Harga resminya di China mulai 5.999 yuan untuk varian 12GB/512GB, 6.299 yuan untuk 16GB/512GB, dan 6.999 yuan untuk 16GB/1TB — kira-kira setara Rp13,2 juta hingga Rp15,5 juta. Tersedia dalam empat warna: hitam, putih, ungu, dan hijau.

Catatan: Suhu Tinggi Saat Ngegame

Di balik deretan angka impresif itu, ulasan langsung mencatat satu pekerjaan rumah serius: perangkat menjadi sangat panas saat dipakai bermain gim berat seperti Genshin Impact, dengan suhu yang dilaporkan menembus 48–49 derajat Celsius dan berujung pada penurunan performa. Skor AnTuTu v11 yang dicatat pun berada di angka sekitar 3,2 juta — di bawah ekspektasi sebagian pengamat untuk chip sekelas ini.

Pengulas menilai masalah suhu ini sebagai hal yang paling perlu dibenahi, terlebih pasar flagship kini sudah dipenuhi ponsel yang tetap dingin sekaligus kencang.

Belum Resmi di Indonesia

Satu hal penting bagi pembaca di Tanah Air: unit yang diulas merupakan unit China dan belum beredar resmi di Indonesia. Belum ada kepastian kapan — atau apakah — Xiaomi 17 Pro Max akan masuk ke pasar global maupun Indonesia.

Kesimpulannya, Xiaomi 17 Pro Max adalah eksperimen yang menarik: penamaan yang "memancing" perdebatan dengan iPhone, layar belakang yang fungsional, dan spesifikasi di atas kertas yang gahar. Tinggal menunggu apakah Xiaomi sanggup menjinakkan suhunya — dan membawanya resmi ke Indonesia.

Sumber: Ketika Xiaomi MENDINGIN iPhone... Xiaomi 17 PRO MAX! — YouTube - GadgetIn