Breaking
Memuat breaking news...

X Money Resmi Meluncur di AS, Taruhan Besar Elon Musk Ubah X Jadi Everything App

Redaksi
Redaksi
Rabu, 29 Juli 2026 - 1.12 PM WIB
X Money Resmi Meluncur di AS, Taruhan Besar Elon Musk Ubah X Jadi Everything App
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Qaplo+Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

Setelah berbulan-bulan hanya jadi beta tertutup, X Money akhirnya meluncur.

Elon Musk resmi membuka layanan pembayaran itu untuk publik AS mulai Senin, 27 Juli 2026 waktu setempat atau 28 Juli waktu Indonesia. Untuk tahap awal, hanya pelanggan Premium dan Premium+ yang kebagian. Ini bukan fitur tambahan kecil. Ini langkah paling nyata Musk untuk mengubah X dari media sosial menjadi everything app.

Apa itu X Money?

Sederhananya, dompet dan rekening di dalam aplikasi X.

Pengguna bisa mengirim, menerima, dan meminta uang langsung dari timeline X tanpa biaya antar pengguna, menyimpan saldo, menerima gaji lewat direct deposit, membayar tagihan, sampai transfer wire dan cek elektronik. Semua aktivitasnya berada di dalam aplikasi.

X sendiri menegaskan: mereka bukan bank. Rekening penitipan dipegang oleh Cross River Bank, bank komersial di New Jersey yang sudah menjadi mitra banyak fintech seperti Affirm dan Coinbase. Rekening itu anggota FDIC, jadi simpanan mendapat perlindungan standar hingga $250.000 per nasabah. Lewat program cash sweep otomatis, saldo yang memenuhi syarat bisa disebar ke beberapa bank partisipan sehingga total perlindungan pass-through bisa mencapai $10 juta, sesuai syarat program.

Apa yang didapat pengguna?

Dari dokumen FAQ dan pengumuman resmi X, rinciannya seperti ini:

Kartu. Setiap pendaftar mendapat virtual card yang bisa langsung ditambahkan ke Apple Wallet lewat Apple Pay dan Google Pay. Ada juga opsi kartu fisik metal berwarna hitam. Namanya bisa dipersonalisasi, termasuk pilihan mencantumkan username X atau tidak. Kartu berjalan di jaringan Visa.

Cashback dan bunga. Pembelian yang memenuhi syarat dapat cashback 3%, dikreditkan mingguan. Untuk saldo, X menawarkan bunga yang cukup tinggi: hingga 6,00% APY untuk Premium+ dan untuk Premium setelah memenuhi syarat direct deposit tertentu. Bunga dihitung harian, dibayar bulanan.

Transfer. P2P antar pengguna X Money gratis. Tarik dana ACH standar gratis. Kalau mau instan ke kartu debit, kena biaya 1,75% dengan minimum $0,25. Premium dapat jatah wire domestik gratis terbatas per tahun, Premium+ unlimited. Cek via pos gratis, pengiriman kilat berbayar.

Keamanan. Login pakai passkey, bukan password biasa. Ada pengaturan limit transaksi, autentikasi tambahan untuk pembayaran tertentu, dan fitur kunci kartu sementara dari aplikasi. Untuk kartu, berlaku perlindungan fraud Visa dan Zero Liability Policy. X menjanjikan dukungan khusus dan kredit sementara untuk sengketa yang memenuhi syarat.

X menyebut pendaftar baru bisa mendapat welcome deposit $15. Untuk bisa pakai, syaratnya: warga AS berusia 18 tahun ke atas, punya nomor ponsel AS terverifikasi, akun X dalam status baik, dan lolos verifikasi identitas.

Peluncurannya sendiri bertahap. Beta terbatas untuk Premium+ dimulai 25-26 Juni 2026, baru kemudian diperluas ke semua Premium dan Premium+ pada akhir Juli. X sudah mengantongi izin money transmitter di lebih dari 40 negara bagian AS, meski proses regulasi di beberapa negara bagian lain masih berjalan.

Kenapa bunganya jadi sorotan?

Angka 6% itu yang membuat banyak pihak mengangkat alis.

Suku bunga acuan The Fed saat ini di kisaran 3,5-3,75%. Rekening tabungan high-yield terbaik di AS umumnya di bawah 5%. Jadi 6% terlihat janggal.

Kekhawatiran itu yang disampaikan Senator Elizabeth Warren dalam suratnya ke Musk pada April lalu. Dalam surat itu, Warren mempertanyakan model bisnis di balik yield tersebut. "Tidak jelas investasi berisiko apa, monetisasi data intrusif apa, atau gimik apa yang akan dilakukan X Money atau Cross River untuk membayar yield tersebut," tulisnya.

Warren juga menyinggung rekam jejak pengelolaan X, potensi penerbitan stablecoin di bawah RUU GENIUS Act, serta kemitraan dengan Cross River Bank yang pernah menghadapi tindakan penegakan dari FDIC. Ia menulis peringatan yang cukup keras: "If your track record operating X is any indication of how you'll operate X Money, consumers, our national security, and the stability of the financial system may be at risk."

Konteksnya, surat itu dikirim setahun setelah Musk bersama Direktur CFPB saat itu, Russ Vought, mendorong pembongkaran Consumer Financial Protection Bureau - lembaga yang justru mengawasi produk keuangan konsumen seperti X Money.

Ambisi lama Musk

Ide ini bukan baru. Sejak mengakuisisi Twitter pada 2022 dan menggantinya menjadi X, Musk berulang kali menyebut WeChat dan Alipay sebagai referensi.

Dalam rapat staf pada 2023 ia pernah berkata, "When I say payments, I actually mean someone's entire financial life... If it involves money. It'll be on our platform."

X Money adalah fondasi pertama dari janji itu. Pesaing langsungnya jelas: Venmo, Cash App, dan Apple Wallet. Bedanya, Musk punya distribusi. Ia tidak perlu mencari pengguna baru. Ia tinggal mengubah pengguna X yang sudah ada menjadi pengguna keuangan.

Untuk sekarang, layanan ini masih AS saja. Jika ingin masuk ke pasar seperti India, X butuh mitra bank berlisensi RBI dan harus patuh pada ekosistem UPI yang sangat berbeda. Belum ada jadwal resmi.

Yang jelas, peluncuran ini mengubah pertanyaan. Bukan lagi kapan X Money akan ada, tapi apakah orang mau menaruh gaji mereka di aplikasi yang sama tempat mereka berdebat soal politik.

Tambahkan QAPLO sebagai sumber utama Google Discovery
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait