Waspada Modus Bius di Bogor: Wanita Pingsan di Lapangan Sempur Usai Tenggak Minuman KemasanWaspada Modus Bius di Bogor: Wanita Pingsan di Lapangan Sempur Usai Tenggak Minuman Kemasan

Qaplo.com (Bogor) - Kepolisian Sektor Bogor Tengah menyelidiki kasus dugaan pembiusan yang menimpa seorang wanita berinisial S (46) di kawasan Lapangan Sempur, Kota Bogor. Korban ditemukan tidak sadarkan diri di area Taman Kaulinan setelah diduga mengonsumsi minuman kemasan yang telah dicampur zat penenang.
Menurut keterangan polisi, peristiwa ini bermula dari perkenalan korban dengan seseorang melalui media sosial. Mereka kemudian sepakat untuk bertemu langsung di lokasi kejadian. Namun, pertemuan tersebut berujung petaka bagi korban yang harus dilarikan ke rumah sakit.
Modus Pembiusan Menggunakan Minuman Kemasan
Kapolsek Bogor Tengah, Kompol Waluyo, menjelaskan bahwa korban diduga kuat dibius menggunakan minuman kemasan rasa buah, bukan minuman keras. Minuman tersebut diberikan oleh pelaku saat mereka bertemu di lokasi.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Sempur, Aiptu Rachmat Ismanto, menambahkan bahwa di dekat tubuh korban ditemukan botol minuman rasa jeruk. Polisi menduga pelaku telah menyuntikkan obat bius atau zat penenang ke dalam kemasan minuman tersebut sebelum diberikan kepada korban. Namun, kepastian mengenai kandungan zat tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan medis lebih lanjut.
Ditemukan di Area Minim Penerangan
Korban ditemukan oleh warga dan petugas pada Kamis malam sekitar pukul 20.00 WIB. Saat ditemukan, korban tergeletak di sebuah saung di sisi selatan Taman Kaulinan, Lapangan Sempur.
Kondisi lokasi kejadian pada malam hari dilaporkan cukup sepi dan minim penerangan. Celah ini diduga dimanfaatkan oleh pelaku untuk melancarkan aksinya tanpa menarik perhatian warga sekitar yang sedang beraktivitas di area lain.
Kerugian Korban dan Penyelidikan Polisi
Akibat kejadian ini, korban kehilangan sejumlah barang berharga, termasuk telepon genggam, dompet, dan uang tunai sekitar Rp 200 ribu. Setelah ditemukan, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit PMI Kota Bogor untuk mendapatkan pertolongan medis darurat, sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Ciawi oleh pihak keluarga.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dan berupaya mengidentifikasi pelaku yang membawa kabur barang-barang korban. Masyarakat diimbau untuk lebih waspada saat menemui orang yang baru dikenal melalui media sosial, serta tidak sembarangan menerima makanan atau minuman dari orang asing.

Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda