Presiden Amerika Serikat Donald Trump mencabut sebagian tarif yang dikenakan terhadap Kanada, di tengah sengketa dagang dengan negara tetangga di utara itu yang memuncak pada musim panas lalu.

Gedung Putih pada Jumat mengumumkan pelonggaran tarif tersebut berlaku untuk produk-produk termasuk lembaran kayu lapis, sejumlah produk kertas, mesin tertentu, dan peralatan pendingin. Perubahan itu akan berlaku mulai 30 Oktober.

Meski memangkas sebagian tarif, langkah terbaru ini juga mengenakan pungutan baru atas barang-barang termasuk karpet, katup tertentu, dan produk limbah, menurut Gedung Putih.

Alasan di Balik Pelonggaran

Gedung Putih menyebut presiden berupaya mengimbangi beban terhadap perdagangan AS sekaligus lebih melayani kepentingan publik.

Langkah ini datang kurang dari dua pekan menjelang pemilihan sela November, di mana kandidat dari Partai Republik Susan Collins bersaing ketat dengan penantang dari Partai Demokrat Troy Jackson di Maine.

Collins mengatakan pada Jumat bahwa ia telah membahas persoalan tarif itu dengan negosiator perdagangan utama Trump, Jamieson Greer, dan Menteri Perdagangan Howard Lutnick. Senator itu menyebut ia bertindak karena khawatir atas dampak tarif terhadap warga Maine.

"Dampak tarif terhadap keluarga, pelaku usaha, petani, dan pekebun di Maine" menjadi alasan Collins mengangkat persoalan tersebut.

Ia menambahkan, banyak petani dan pekebun mengandalkan peralatan khusus, bahan kemasan, dan produk lain dari Kanada yang tidak tersedia dari pemasok Amerika atau tidak dapat digantikan tanpa biaya besar.

Collins juga mengatakan ia telah meminta keringanan tarif dan berjanji mendorong perjanjian dagang yang lebih luas dengan Kanada, yang ia sebut sebagai tetangga, sekutu, dan mitra dagang terbesar.

Akar Sengketa Dagang AS-Kanada

Washington dan Ottawa terjebak dalam sengketa dagang sejak Trump kembali ke Gedung Putih tahun lalu.

Ketegangan meningkat ketika perundingan buntu pada Agustus, dengan Trump mengumumkan pungutan 50 persen atas sejumlah barang Kanada dan Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengumumkan tarif balasan.

Pada Jumat, Trump mengatakan kepada wartawan bahwa Kanada bekerja sangat keras untuk mencapai kesepakatan dengan AS.

Sumber: DW News