Breaking
Memuat breaking news...

Tak Diberi Uang Merantau, Pemuda di Pati Tega Bakar Rumah Orang Tua

Qaplo
Qaplo
Minggu, 14 Juni 2026 - 2.34 PM WIB
Tak Diberi Uang Merantau, Pemuda di Pati Tega Bakar Rumah Orang Tua
Reading Comfort
adjust the font size

Qaplo.com (Pati) - Aksi nekat dilakukan oleh seorang pemuda berinisial MI (27) di Dukuh Krasak, Desa Kedungwinong, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. Hanya karena permintaannya meminta uang tidak dipenuhi, ia tega membakar rumah orang tuanya sendiri pada Sabtu (13/6/2026) malam sekitar pukul 22.40 WIB.

Kronologi Amarah Berujung Kebakaran

Peristiwa ini bermula dari perselisihan antara MI dengan ayahnya, M (61). Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, MI berencana meninggalkan kampung halaman untuk merantau ke Sulawesi pada Rabu (17/6/2026) mendatang. Sebelum berangkat, ia meminta sejumlah uang kepada sang ayah sebagai bekal.

Namun, permintaan tersebut tidak dipenuhi oleh orang tuanya. Penolakan ini diduga memicu emosi MI hingga membuatnya gelap mata. Ia kemudian menyalakan api menggunakan korek di dekat kompor gas yang berada di area dapur rumah.

Api dengan cepat menyambar dinding dapur yang terbuat dari anyaman bambu atau gedek. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan mulai menjalar ke bagian bangunan rumah lainnya.

Kerugian Ditaksir Mencapai Rp100 Juta

Melihat kobaran api yang kian membesar, para tetangga sekitar langsung berupaya melakukan pemadaman secara mandiri sembari melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sukolilo. Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera berkoordinasi dengan tim pemadam kebakaran Kabupaten Pati.

Setelah mengerahkan upaya bersama antara petugas pemadam, polisi, dan warga setempat, api akhirnya berhasil dipadamkan. Petugas juga melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada sisa titik api yang berpotensi menyala kembali.

Kapolsek Sukolilo, AKP Sahlan, mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Meski demikian, bagian dapur beserta sejumlah perabotan rumah tangga hangus terbakar. Kerugian materiil yang dialami korban ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta.

Pelaku Langsung Diamankan Polisi

Tidak butuh waktu lama bagi pihak kepolisian untuk bertindak. Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari para saksi, petugas langsung memburu keberadaan pelaku.

Pada malam yang sama, MI berhasil diamankan di kawasan Desa Kedungwinong tanpa perlawanan. Saat ini, pemuda tersebut telah dibawa ke Polsek Sukolilo untuk menjalani pemeriksaan intensif terkait dugaan tindakan pembakaran sengaja tersebut.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar selalu mengedepankan komunikasi dan musyawarah yang sehat dalam menyelesaikan setiap konflik keluarga. Tindakan impulsif yang dipicu emosi sesaat tidak hanya merugikan secara materiil, tetapi juga memiliki konsekuensi hukum yang berat.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait