Presiden Prabowo Subianto melantik 24 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) dan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Republik Indonesia di Istana Negara. Sejumlah nama yang dilantik bukan orang baru di lingkungan istana.
Wantimpres akan dipimpin oleh Pratikno, mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa dilantik sebagai wakil ketua Wantimpres.
Di antara nama-nama yang dilantik, ada mantan Menko Polkam Budi Gunawan dan mantan hakim Mahkamah Konstitusi Anwar Usman. Aktivis Rocky Gerung juga terlihat dilantik menjadi anggota Wantimpres.
Selain anggota Wantimpres, Presiden Prabowo juga melantik jajaran Badan Komunikasi Pemerintah. Syahganda Nainggolan dilantik menjadi Kepala Bakom Pemerintah Republik Indonesia. Dalam tayangan tvOneNews, Syahganda menyinggung soal kecerdasan buatan (AI) dan algoritma sebagai isu yang menjadi perhatiannya.
Kabar lain dalam bulletin yang sama:
Sertijab Kapolri. Serah terima jabatan Kapolri dan Wakapolri digelar di Lapangan Bayangkara Mabes Polri, Jakarta. Jabatan Kapolri diserahterimakan dari Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada Jenderal Suyudi Ario Seto, sementara jabatan Wakapolri diserahkan dari Komjen Dedi Prasetyo kepada Komjen Pol Wahyu Hadi Ningrat. Sertijab digelar sehari setelah keduanya dilantik Presiden Prabowo di Istana Negara, dan berlangsung khidmat serta tertib.
Korupsi motor listrik Rp1,2 triliun. Kejaksaan Agung menetapkan lima tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan motor listrik pada periode kepemimpinan sebelumnya, dengan nilai anggaran proyek mencapai Rp1,2 triliun. Kelima tersangka terdiri dari satu oknum TNI — pejabat pembuat komitmen berinisial BU — dan empat pihak swasta berinisial AM, YY, AA, dan GB dari PT AE dan PT YAT.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Anang Supriatna menyebut penyidik menduga terjadi persekongkolan antara oknum PPK dan pihak swasta mulai dari penentuan spesifikasi hingga harga perkiraan sendiri (HPS). Modus lainnya adalah manipulasi data realisasi produksi: jumlah motor yang diserahkan jauh di bawah target yang dilaporkan. Selain menahan para tersangka, tim penyidik menyita sejumlah aset mewah, di antaranya uang tunai Rp24,9 miliar, satu unit pesawat Textron Aviation, satu helikopter Bell 505, serta sejumlah kendaraan mewah.


Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda