Strategi Fleet dan Pembeli Mobil Kedua Dongkrak Penjualan Daihatsu Sepanjang 2026Strategi Fleet dan Pembeli Mobil Kedua Dongkrak Penjualan Daihatsu Sepanjang 2026

JAKARTA - Pasar otomotif Indonesia menunjukkan tren pemulihan yang positif sepanjang pertengahan tahun 2026. Di tengah situasi ekonomi yang dinamis, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) berhasil mempertahankan posisinya sebagai salah satu pemain utama dengan mencatatkan pertumbuhan penjualan yang signifikan, khususnya ditopang oleh segmen armada (fleet) dan pembelian berulang (repeat order).
Pergeseran Tren Konsumen dan Dominasi Segmen Fleet
Berdasarkan data internal perusahaan, profil konsumen Daihatsu kini mulai bergeser. Meskipun pembeli mobil pertama (first-time buyer) masih mendominasi dengan kontribusi sebesar 65 persen, porsi pembeli mobil kedua atau konsumen yang melakukan pembelian ulang (repeat order) kini meningkat hingga mencapai 35 persen.
Selain konsumen individu, pertumbuhan ini juga didorong oleh sektor korporasi melalui pembelian skema armada atau fleet. Kontribusi segmen fleet terhadap total penjualan Daihatsu naik dari yang sebelumnya 15 persen kini menjadi 19 persen. Peningkatan ini dipicu oleh kebutuhan perusahaan untuk melakukan peremajaan unit operasional mereka.
Kinerja Penjualan dan Produksi yang Solid
Marketing Director dan Corporate Communication Director PT ADM, Sri Agung Handayani, menjelaskan bahwa pasar otomotif nasional secara umum tumbuh sekitar 9 hingga 10 persen, baik dari sisi pengiriman ke diler (wholesales) maupun penjualan langsung ke konsumen (retail).
Khusus untuk Daihatsu, penjualan retail pada Mei 2026 mencatatkan angka 12.531 unit. Jumlah tersebut melonjak hingga 25 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu. Pertumbuhan ini juga mengerek pangsa pasar (market share) Daihatsu di Indonesia menjadi 17,4 persen.
Sejalan dengan tingginya permintaan pasar, aktivitas pabrik perakitan Daihatsu di Indonesia juga mengalami peningkatan. Sepanjang periode Januari hingga Mei 2026, Daihatsu telah memproduksi sebanyak 169.000 unit mobil, tumbuh 11 persen secara tahunan (year-on-year).
Dinamika Segmen LCGC dan Kendaraan Komersial
Sri Agung menambahkan bahwa pertumbuhan pasar saat ini lebih banyak didorong oleh segmen kendaraan kelas menengah (medium) serta kendaraan komersial, seperti mobil pikap dan semi-komersial. Sebaliknya, segmen mobil murah ramah lingkungan atau Low Cost Green Car (LCGC) secara industri justru mengalami penurunan kontribusi.
Kendati demikian, Daihatsu mengklaim volume penjualan produk LCGC mereka tetap stabil. Hal ini dikarenakan basis konsumen LCGC Daihatsu banyak tersebar di wilayah luar kota besar, yang memiliki karakteristik kebutuhan transportasi yang berbeda dibandingkan dengan masyarakat perkotaan.

Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda