Breaking
Memuat breaking news...

Singapura Tegaskan Komitmen Investasi di Indonesia, Lawrence Wong Soroti Peluang Ekonomi dan Lapangan Kerja

Qaplo
Qaplo
Selasa, 7 Juli 2026 - 11.45 AM WIB
Singapura Tegaskan Komitmen Investasi di Indonesia, Lawrence Wong Soroti Peluang Ekonomi dan Lapangan Kerja
ilustrasi
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Qaplo+Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA - Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong menegaskan keyakinannya terhadap prospek ekonomi Indonesia sekaligus menyatakan komitmen negaranya untuk terus memperkuat kemitraan strategis dengan Jakarta. Pernyataan itu disampaikan saat Leaders' Retreat bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (6/7).

Menurut Wong, hubungan Indonesia dan Singapura selama ini dibangun di atas kepercayaan, saling menghormati, dan pemahaman yang kuat. Fondasi tersebut menjadi modal penting untuk memperluas kerja sama ekonomi di tengah tantangan global yang terus berubah.

"Singapura tetap yakin terhadap masa depan Indonesia. Kami ingin Indonesia berhasil karena masa depan kedua negara sangat terkait satu sama lain," ujar Wong.

Optimisme tersebut, menurut Wong, tercermin dari komitmen investasi Singapura yang terus berlanjut di Indonesia selama bertahun-tahun. Ia menilai investasi tidak hanya menghadirkan modal, tetapi juga mendukung pertumbuhan bisnis, pengembangan industri, pembangunan infrastruktur digital, dan penciptaan lapangan kerja.

"Investasi ini bukan sekadar aliran modal. Investasi tersebut menciptakan bisnis, industri hilir, infrastruktur digital, peluang, dan lapangan kerja yang baik bagi masyarakat Indonesia," katanya.

Kawasan Industri dan Ekonomi Digital Jadi Magnet Investasi

Wong menyoroti perkembangan kawasan Batam, Bintan, dan Karimun (BBK) yang semakin menarik minat investor, khususnya di sektor ekonomi digital dan industri.

Ia juga menyebut Kawasan Industri Kendal di Jawa Tengah sebagai contoh keberhasilan kerja sama ekonomi Indonesia dan Singapura. Menurutnya, kawasan tersebut telah mencapai kapasitas penuh dan direncanakan diperluas sekitar 1.000 hektare guna menampung investasi baru.

Perluasan kawasan industri itu diharapkan dapat membuka lapangan kerja tambahan sekaligus memperkuat daya tarik Indonesia sebagai tujuan investasi manufaktur di kawasan Asia Tenggara.

Ketahanan Rantai Pasok Menjadi Prioritas Bersama

Selain investasi, kedua negara juga berkomitmen memperkuat ketahanan rantai pasok atau supply chain.

Rantai pasok merupakan jaringan distribusi barang dan bahan baku dari produsen hingga konsumen. Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai gangguan global seperti pandemi, konflik geopolitik, dan perlambatan ekonomi membuat banyak negara berupaya memperkuat sistem pasok agar lebih tangguh menghadapi krisis.

"Kami juga berkomitmen memperkuat ketahanan rantai pasok kedua negara agar dapat saling mendukung dengan lebih baik dalam menghadapi berbagai guncangan eksternal di masa mendatang," kata Wong.

Mengapa Pernyataan Ini Penting?

Pernyataan Lawrence Wong menjadi perhatian karena Singapura selama ini merupakan salah satu sumber investasi asing terbesar bagi Indonesia. Kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia dapat memengaruhi arus modal, pengembangan industri, serta penciptaan lapangan kerja.

Bagi Indonesia, keberlanjutan investasi dari Singapura berpotensi mendukung pertumbuhan sektor manufaktur, ekonomi digital, logistik, dan pengembangan kawasan industri yang menjadi motor pertumbuhan ekonomi nasional.

Dorong Daya Saing ASEAN

Wong menambahkan bahwa Indonesia dan Singapura memiliki visi yang sama untuk membuka peluang kerja sama baru yang dapat meningkatkan daya saing kedua negara sekaligus memperkuat posisi ASEAN dalam perekonomian global.

Menurutnya, kerja sama yang lebih erat dapat membuka peluang ekonomi baru, memperkuat ketahanan menghadapi gejolak global, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di kedua negara.

"Melalui kerja sama, kita dapat menciptakan lebih banyak peluang bagi masyarakat, memperkuat ketahanan, serta meningkatkan daya saing kedua negara dan kawasan ASEAN," tutup Wong.

sumber: antara

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait