Breaking
Memuat breaking news...

Simeulue Jadi Satu-satunya Daerah di Aceh Masuk 141 Kawasan Transmigrasi Prioritas Nasional

Redaksi
Redaksi
Kamis, 30 Juli 2026 - 6.42 AM WIB
Simeulue Jadi Satu-satunya Daerah di Aceh Masuk 141 Kawasan Transmigrasi Prioritas Nasional
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Qaplo+Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

Kabupaten Simeulue menjadi satu-satunya daerah di Aceh yang masuk dalam 141 kawasan transmigrasi prioritas nasional.

Status itu disandang Kawasan Transmigrasi Selaut, yang meliputi tiga kecamatan di ujung barat kabupaten kepulauan tersebut.

Kepala Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan Kabupaten Simeulue, Firmanuddin, mengatakan penetapan itu disampaikan pemerintah pusat dan berlaku untuk wilayah Alafan, Simeulue Barat, dan Salang.

"Ada tiga kecamatan di Kabupaten Simeulue masuk kawasan Transmigrasi Selaut, yang merupakan prioritas nasional Kementerian Transmigrasi," kata Firmanuddin di Simeulue, Rabu.

Dari 52 menjadi 141 kawasan prioritas

Kawasan Selaut bukan kawasan baru. Sejak 2016 wilayah ini sudah direncanakan sebagai wilayah pengembangan baru di pesisir Simeulue. Dalam RPJMN 2020-2024, Selaut tercatat masuk dalam 52 kawasan transmigrasi prioritas nasional.

Kini, melalui pemetaan terbaru Kementerian Transmigrasi, jumlah kawasan prioritas diperluas menjadi 141. Selaut tetap bertahan, bahkan menjadi satu-satunya wakil Aceh di daftar tersebut.

Tim Ekspedisi Patriot dari Universitas Diponegoro yang melakukan kajian di sana beberapa waktu lalu menempatkan Selaut sebagai contoh kawasan yang fondasinya masih perlu diperkuat, terutama konsolidasi tanah, ekologi, dan infrastruktur dasar.

Apa konsekuensi jadi kawasan prioritas?

Sebagai kawasan prioritas nasional, pembangunan tidak berhenti pada penempatan transmigran. Pemerintah membangun prasarana dasar terlebih dahulu.

Firmanuddin menyebut jalan dan fasilitas umum menjadi fokus. Akses di beberapa titik di Alafan dan Salang memang belum tersentuh lebih dari 20 tahun, sehingga pembangunan jalan transmigrasi menjadi kunci mobilitas.

Di luar fisik, pemerintah juga mendorong pengembangan sumber daya alam, produk unggulan lokal, dan peningkatan ekonomi masyarakat di dalam kawasan.

"Program transmigrasi bukan sekadar memindahkan penduduk ke lokasi yang telah ditetapkan, tetapi lebih kepada pembangunan pusat-pusat ekonomi baru yang terintegrasi," ujarnya.

Pendekatan ini sejalan dengan agenda Transmigrasi Tuntas yang dicanangkan Kementerian Transmigrasi, termasuk penuntasan legalitas lahan seperti sertifikat hak milik bagi transmigran.

Penetapan ini punya arti khusus untuk Simeulue. Kabupaten ini berada di Samudra Hindia, sekitar 180 mil laut dari pesisir barat Sumatra. Wilayah terluar di Aceh. Hasil pemekaran dari Kabupaten Aceh Barat pada 1999.

Luasnya terbagi dalam 10 kecamatan dengan 138 gampong. Jumlah penduduknya sekitar 96 ribu jiwa.

Posisi yang jauh membuat biaya logistik tinggi. Tapi juga menyimpan potensi pesisir dan pertanian yang belum digarap optimal. Dengan status prioritas nasional, Selaut diharapkan tidak lagi sekadar lokasi penempatan, melainkan simpul pertumbuhan ekonomi baru di barat Aceh.

Tambahkan QAPLO sebagai sumber utama Google Discovery
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait