Serangan Drone Rusia Hantam Lokomotif Kereta Penumpang di Odesa, Dua Awak Tewas, 340 Penumpang Selamat

Sebuah lokomotif kereta penumpang di wilayah Odesa, Ukraina, hancur diterjang drone Rusia pada Kamis pagi (13/8/2026). Masinis dan asistennya tewas dalam serangan tersebut, sementara seluruh 340 penumpang di dalam kereta berhasil dievakuasi tanpa cedera.
Petugas pemadam kebakaran tampak berjuang memadamkan api yang membakar lokomotif, sebagaimana terlihat dalam foto-foto yang dirilis Reuters dari lokasi kejadian. Drone jenis Shahed bertenaga jet itu menghantam lokomotif kereta rute Odesa-Dnipro di distrik Berezivka pada Kamis pagi.
Kepala Ukrzaliznytsia (perusahaan kereta api negara Ukraina), Oleksandr Pertsovskyi, menyampaikan bahwa korban tewas adalah masinis dan asistennya. Tim pemantau sebenarnya sempat mendeteksi drone tersebut dan memerintahkan kereta berhenti dekat stasiun, tapi drone itu tiba-tiba bermanuver sehingga awak kereta tak sempat menyelamatkan diri setelah kereta berhenti. Untungnya, seluruh 340 penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat dan dibawa ke Odesa menggunakan 21 bus.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy angkat suara lewat platform X. Ia menyebut serangan itu jelas menyasar target sipil, dan pihak yang mengoperasikan drone mustahil tidak tahu bahwa yang dihantam adalah kereta penumpang biasa berisi ratusan warga sipil.

Serangan terhadap kereta di Odesa ini ternyata bukan insiden tunggal hari itu. Beberapa jam kemudian, pasukan Rusia menghantam kereta penumpang kedua di wilayah yang sama, kali ini membawa 500 orang, dan melukai seorang anak. Secara keseluruhan, serangan Rusia sepanjang hari itu menewaskan sedikitnya delapan orang dan melukai 50 lainnya di seluruh Ukraina, dengan Angkatan Udara Ukraina mencatat lebih dari 130 drone jenis Shahed diluncurkan semalam, dan 111 di antaranya berhasil dicegat.
Kyiv menyebut pola serangan terhadap jalur kereta seperti ini bukan hal baru — bagian dari upaya mengganggu logistik sipil di tengah eskalasi serangan terhadap infrastruktur non-militer. Dinas Layanan Darurat Negara Ukraina turut membantu memadamkan api dan mengevakuasi penumpang di lokasi.
Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda