Jakarta — Gaji selalu habis sebelum akhir bulan dan tidak pernah bisa menabung? Kreator kanal edukasi Satu Persen membagikan tiga cara utama untuk mulai mengelola keuangan pribadi dengan baik, mengutip panduan dari Bank of America.

Tiga cara tersebut adalah membuat anggaran (budgeting), memiliki tabungan jangka pendek dan jangka panjang, serta membebaskan diri dari utang. "Mungkin terkesan receh, tapi intinya budgeting adalah mengatur dan mencatat anggaran. Sayangnya sedikit banget yang melakukannya," ujar kreator dalam video berjudul tersebut.

1. Budgeting: Ketahui Uang Mengalir ke Mana

Langkah pertama adalah menganalisis pengeluaran selama sebulan penuh. Tanpa pencatatan, pengeluaran kecil yang tidak terasa bisa membengkak — misalnya biaya parkir, bensin, dan jajan sehari-hari.

Kreator mencontohkan kebiasaannya ngopi dengan biaya Rp30 ribu hingga Rp50 ribu sekali ngopi. Setelah dijumlahkan, ternyata total biaya ngopi dalam sebulan bisa lebih mahal daripada biaya makannya sendiri — dan ia baru menyadarinya setelah mulai membuat anggaran.

2. Punya Tabungan Jangka Pendek dan Panjang

Langkah kedua adalah memiliki tabungan. Sebuah survei GoBankingRates pada 2017 menemukan 41 persen milenial tidak punya tabungan cadangan sama sekali dan hidup dari gaji ke gaji.

Untuk tabungan jangka pendek, disarankan memiliki dana darurat sebesar tiga kali biaya hidup bulanan agar tetap tenang jika tiba-tiba sakit atau kehilangan pekerjaan. Setelah itu, barulah merencanakan tabungan jangka panjang untuk keperluan pensiun, menikah, membeli rumah, atau mobil.

3. Bebaskan Diri dari Utang

Langkah ketiga adalah bebas dari utang. Selama punya utang, akan selalu ada beban selain biaya hidup — dan itu bisa memicu stres. Utang juga berisiko menjadi lingkaran setan: berutang untuk membayar utang sebelumnya, lalu berutang lagi, begitu seterusnya.

Soal prioritas, kreator menyebut bisa disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Bila merasa harus melunasi utang dulu sebelum menabung, silakan. Bila tabungan terasa lebih mendesak, nabung dulu pun tidak masalah. Yang penting, tiga hal tersebut menjadi fondasi manajemen keuangan pribadi.

"Prioritasnya fleksibel, sesuaikan dengan kondisi keuangan dan tujuan hidup masing-masing. Tapi tiga hal ini adalah kuncinya."

Sumber: GAK BISA NABUNG? Cara Mengelola & Mengatur Keuangan untuk Pemula — Satu Persen - Indonesian Life School