Breaking
Memuat breaking news...

Satu Warga Meninggal Akibat Gempa Palu, Istana Minta Masyarakat Waspadai Risiko Guncangan Susulan

Qaplo
Qaplo
Rabu, 17 Juni 2026 - 5.54 PM WIB
Satu Warga Meninggal Akibat Gempa Palu, Istana Minta Masyarakat Waspadai Risiko Guncangan Susulan
Reading Comfort
adjust the font size

BOGOR - Pemerintah pusat bergerak merespons bencana gempa bumi yang mengguncang Kota Palu, Sulawesi Tengah. Guncangan tektonik yang terjadi pada Selasa (16/6/2026) dilaporkan telah merenggut satu korban jiwa, melukai beberapa warga, serta mengakibatkan kerusakan pada sejumlah bangunan di wilayah terdampak.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan rasa duka cita yang mendalam dari pemerintah atas musibah tersebut. Pihak Istana memastikan bahwa koordinasi intensif telah berjalan guna menjamin para korban mendapatkan penanganan medis dan penanggulangan dampak darurat secara maksimal.

"Pagi tadi kami sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak dan juga dengan Gubernur Sulawesi Tengah untuk memastikan seluruh penanganan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya," ujar Prasetyo saat memberikan keterangan pers di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/6). Koordinasi ini dilakukan guna mempercepat langkah-langkah pemulihan serta pemetaan situasi terkini di lapangan.

Di sisi lain, pemerintah mengimbau warga di Sulawesi Tengah, khususnya wilayah Palu dan sekitarnya, untuk tetap tenang namun meningkatkan kesiapsiagaan. Mengingat karakteristik wilayah yang berada di jalur sesar aktif, potensi munculnya guncangan susulan masih harus diantisipasi demi menghindari risiko dari struktur bangunan yang telah melemah.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait