Satu PLTU Pulih, PLN Mulai Kurangi Pemadaman Bergilir di JawaSatu PLTU Pulih, PLN Mulai Kurangi Pemadaman Bergilir di Jawa

JAKARTA - PT PLN (Persero) menyampaikan perkembangan terbaru penanganan gangguan kelistrikan di Pulau Jawa. Salah satu dari dua pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang sebelumnya mengalami gangguan teknis kini telah kembali beroperasi dan tersambung ke sistem kelistrikan nasional.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, pemulihan ini menjadi langkah penting untuk mengembalikan stabilitas pasokan listrik di Jawa setelah beberapa hari terakhir terjadi pemadaman bergilir di sejumlah wilayah.
Satu PLTU Kembali Sinkron dengan Sistem Jawa
Dalam keterangan suara yang telah dikonfirmasi oleh PLN di Jakarta, Senin, Darmawan menyebut pembangkit tersebut sudah kembali sinkron dengan sistem kelistrikan Pulau Jawa sejak Minggu (21/6) pukul 18.00 WIB.
Dengan kembali beroperasinya PLTU tersebut, pasokan listrik kini mulai bertambah dan membantu meningkatkan keandalan sistem di jaringan utama Pulau Jawa.
“Untuk itu, pemadaman bergilir yang terjadi pada pekan lalu, hari ini sudah berhasil diminimalisir,” ujar Darmawan.
PLN tidak merinci lebih lanjut identitas pembangkit yang pulih, namun sebelumnya diketahui terdapat dua PLTU di Jawa yang sempat keluar dari sistem akibat gangguan teknis.
Gangguan Berasal dari IPP
Pada Jumat (19/6), PLN menjelaskan bahwa gangguan teknis terjadi pada pembangkit yang dikelola Independent Power Producer (IPP) atau produsen listrik swasta. Kondisi tersebut menyebabkan dua PLTU keluar dari sistem kelistrikan Jawa secara bersamaan.
Akibatnya, PLN harus melakukan langkah pengamanan sistem melalui manajemen beban secara terbatas dan terukur. Langkah ini berdampak pada pemadaman listrik bergilir di sejumlah daerah.
Menurut keterangan pejabat PLN, kebijakan tersebut diambil untuk menjaga agar sistem kelistrikan tetap stabil dan tidak terjadi gangguan yang lebih luas.
Dampak ke Sejumlah Wilayah di Jawa Timur
Selama masa gangguan, pemadaman listrik dilaporkan terjadi di beberapa wilayah Jawa Timur, termasuk Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik. Warga di daerah tersebut mengalami listrik padam dengan durasi bervariasi, mulai dari dua hingga lima jam per hari.
Bahkan di sejumlah titik, pemadaman disebut terjadi secara tiba-tiba dan berlangsung hingga malam hari. Kondisi ini sempat mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk di jalan-jalan protokol yang terdampak padamnya penerangan.
Proses Pemulihan Masih Berlanjut
PLN menyatakan akan terus memantau kondisi sistem kelistrikan di Pulau Jawa meski satu pembangkit sudah kembali beroperasi. Perusahaan pelat merah itu menegaskan upaya pemulihan masih terus dilakukan untuk memastikan pasokan listrik benar-benar stabil.
“Kami mengupayakan yang terbaik agar perbaikan yang sudah berlangsung ini bisa terus terjaga dan terus ditingkatkan,” kata Darmawan.
Hingga kini, belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai kondisi satu PLTU lainnya yang masih belum kembali beroperasi penuh.

Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda