Rusia Sebut Pungutan untuk Kapal di Selat Hormuz Melanggar Hukum InternasionalRusia Sebut Pungutan untuk Kapal di Selat Hormuz Melanggar Hukum Internasional

MOSKOW - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, menegaskan bahwa rencana penerapan tarif bagi kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz jelas bertentangan dengan hukum maritim internasional.
"Tidak ada kekurangan usulan yang sedang dibahas. Saya tidak akan menilai relevansi maupun kredibilitas seluruh pernyataan tersebut, terutama karena banyak di antaranya saling bertentangan. Kami berpegang pada pemahaman bahwa penerapan tarif terhadap hak lintas transit di selat internasional bertentangan dengan hukum maritim internasional," kata Zakharova dalam konferensi pers, Rabu.
Zakharova mengungkapkan bahwa akhir-akhir ini bermunculan pernyataan-pernyataan yang saling bertolak belakang terkait pelayaran di Selat Hormuz, termasuk wacana pembentukan dana khusus untuk memungut biaya layanan keamanan maritim yang ramai diberitakan di berbagai media.
Ia menambahkan, pernyataan-pernyataan itu datang dari berbagai negara Teluk seperti Iran, Oman, dan Arab Saudi, serta dari negara-negara di luar kawasan, di antaranya Amerika Serikat dan beberapa negara Eropa Barat.
Zakharova menegaskan bahwa melindungi armada kapal dagang Rusia merupakan prioritas utama bagi pemerintah Rusia.
Ia menambahkan bahwa isu tersebut secara rutin diangkat dalam komunikasi dengan negara-negara terkait maupun melalui berbagai organisasi internasional yang menangani bidang kemaritiman. (sputnik)
Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda