Pelatih timnas putri Inggris, Sarina Wiegman, resmi menandatangani perpanjangan kontrak yang akan membuatnya tetap menangani Lionesses hingga akhir Piala Eropa 2029. Kesepakatan baru ini menambah masa baktinya dua tahun setelah kontrak lama yang sedianya berakhir selepas Piala Dunia tahun depan.

Keputusan The Football Association (FA) mempertahankan Wiegman datang di tengah performa gemilang Inggris. Pelatih berusia 56 tahun itu telah memimpin timnya ke lima final turnamen besar secara beruntun, termasuk dua gelar juara Piala Eropa pada 2022 dan 2025, serta finis sebagai runner-up Piala Dunia 2023.

Wiegman sendiri menyambut perpanjangan kontrak ini dengan antusias. Ia mengaku tidak bisa membayangkan pekerjaan yang lebih baik di dunia sepak bola dan bertekad membawa Inggris melaju lebih jauh bersama para suporter.

"Saya sangat senang bisa melanjutkan perjalanan bersama skuad ini dan tidak bisa memikirkan pekerjaan yang lebih baik di dunia sepak bola. Bekerja untuk organisasi kelas dunia seperti FA, dan bersama begitu banyak orang yang berdedikasi untuk tim-tim pemenang Inggris serta perkembangan permainan ini, membuat saya bersemangat setiap hari."

Namun, pelatih asal Belanda itu menegaskan fokus utamanya saat ini adalah Piala Dunia. Inggris masih berjuang menuntaskan kualifikasi dan harus melewati babak play-off melawan Ukraina dalam dua leg pada November dan Desember mendatang untuk memastikan tiket ke Brasil.

"Tentu saja, siapa pun yang mengenal saya akan memahami bahwa perhatian utama saya saat ini mutlak tertuju pada Piala Dunia, dan membantu skuad ini mewujudkan potensinya di tahun-tahun mendatang. Kami punya tugas penting untuk memastikan tempat kami di Brasil."

Kontrak baru tersebut juga mencakup kampanye Nations League 2027, yang menjadi ajang kualifikasi untuk Olimpiade Los Angeles 2028. Para asisten Wiegman, Janneke Bijl dan Arvid Smit, serta pelatih kiper Darren Ward juga dipastikan ikut bertahan.

Direktur Eksekutif FA, Mark Bullingham, menyebut Wiegman sebagai pelatih luar biasa dengan rekor yang tak tertandingi di turnamen-turnamen besar. Menurutnya, tidak ada sosok yang lebih tepat untuk memimpin Lionesses menuju dua turnamen besar berikutnya.

Dengan raihan dua trofi Piala Eropa dan satu final Piala Dunia sejak mengambil alih kursi kepelatihan pada September 2021, Wiegman kini tercatat sebagai pelatih tersukses dalam sejarah Lionesses.

Sumber: OneFootball