Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara soal perubahan skema insentif motor listrik yang nilainya turun menjadi Rp3 juta per unit — lebih rendah dari rencana awal sebesar Rp5 juta per unit. Namun menurutnya, penurunan nilai per unit ini justru diimbangi dengan cakupan penerima yang jauh lebih luas.

Pemerintah kini menyiapkan insentif Rp3 juta untuk setiap pembelian motor listrik produksi dalam negeri, dengan target penyaluran mencapai satu juta unit. Total anggaran yang disiapkan untuk program ini mencapai Rp3 triliun.

Ditemui awak media di Gedung Djuanda, Jakarta, Jumat (28/8/2026), Purbaya menjelaskan perbandingan skema lama dan baru: sebelumnya insentif sebesar Rp5 juta hanya menyasar 500 ribu unit, sementara skema baru justru menjangkau dua kali lipat jumlah penerima — satu juta unit — dengan nilai insentif yang lebih kecil per unitnya, namun total biaya program tetap sama, yakni Rp3 triliun.

Realisasi Diperkirakan Jauh di Bawah Target

Meski target penyaluran ditetapkan satu juta unit, Purbaya sendiri memperkirakan realisasi tahun ini kemungkinan besar tidak akan mencapai angka tersebut. Ia memproyeksikan penjualan motor listrik yang memanfaatkan insentif pemerintah hingga akhir tahun hanya akan mencapai sekitar 100 ribu unit — jauh di bawah target awal.

Purbaya menegaskan program ini merupakan kelanjutan dari arahan Presiden Prabowo dan sejalan dengan skema insentif motor listrik yang memang direncanakan pemerintah.

Kapasitas Produksi Jadi Kendala Utama

Menurut Purbaya, tantangan utama yang membuat realisasi diperkirakan jauh di bawah target adalah keterbatasan kapasitas produksi industri motor listrik nasional. Ia menyebut sejumlah produsen motor listrik dalam negeri saat ini masih memiliki kapasitas produksi terbatas — bahkan ada produsen yang baru mampu memproduksi puluhan ribu unit per tahun.

Kondisi ini yang membuat pemerintah sendiri sudah realistis memperkirakan penyerapan insentif motor listrik hingga akhir tahun masih jauh dari target satu juta unit yang dicanangkan, meski total anggaran sudah disiapkan sesuai target tersebut.