Proyek Stadion Teladan Medan Disorot, LTKP Desak Audit Anggaran Rp603 Miliar
Medan - Proyek revitalisasi Stadion Teladan Medan kembali menjadi sorotan setelah fasilitas tersebut belum dapat digunakan untuk agenda pertandingan internasional. Lingkaran Transparansi Kebijakan Publik atau LTKP mendesak audit menyeluruh
Medan - Proyek revitalisasi Stadion Teladan Medan kembali menjadi sorotan setelah fasilitas tersebut belum dapat digunakan untuk agenda pertandingan internasional. Lingkaran Transparansi Kebijakan Publik atau LTKP mendesak audit menyeluruh terhadap proyek yang disebut telah menyerap anggaran sekitar Rp603,59 miliar. Sorotan itu muncul setelah Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendapat sorakan dari sebagian penonton saat laga Timnas Indonesia melawan Myanmar di Stadion Utama Sumut, Senin, 1 Juni 2026. Namun, LTKP menilai isu yang lebih besar bukan sekadar sorakan di stadion, melainkan progres revitalisasi Stadion Teladan yang belum selesai sesuai harapan. Presidium LTKP Syafaruddin Sikumbang mengatakan keterlambatan proyek Stadion Teladan tidak seharusnya hanya dibebankan kepada pemerintahan saat ini. Menurut dia, proyek tersebut sudah dimulai dan direncanakan sejak periode sebelumnya. “Yang harus dievaluasi adalah pihak yang memulai, menjanjikan, merencanakan, dan mengendalikan proyek sejak awal,” kata Syafaruddin di Medan, Rabu, 3 Juni 2026. Gagal Digunakan untuk AFF U-19 Stadion Teladan sebelumnya diproyeksikan menjadi salah satu fasilitas olahraga penting di Medan. Namun, hingga 2026, stadion tersebut disebut belum siap digunakan untuk agenda AFF U-19. Akibat fasilitas yang belum siap, pertandingan harus digelar di Deli Serdang. Kondisi ini memunculkan pertanyaan publik mengenai progres pekerjaan, kesiapan fasilitas, dan efektivitas penggunaan anggaran. Bagi Medan, keterlambatan penyelesaian Stadion Teladan bukan hanya persoalan infrastruktur olahraga. Stadion yang belum berfungsi optimal juga dapat berdampak pada potensi ekonomi sekitar, mulai dari pelaku usaha kecil, transportasi, parkir, hingga aktivitas komersial saat pertandingan. Anggaran Disebut