Maulana Bungaran resmi mengemban amanah baru sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10/2026).
Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 42/M Tahun 2026 tentang Pengangkatan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode 2024–2029. Pada kesempatan yang sama, Presiden juga melantik tiga wakil menteri lain, Kepala BNPB, hingga Wakil Panglima TNI.
Menggantikan Silmy Karim
Kursi Wamen Imipas sebelumnya kosong setelah ditinggalkan Silmy Karim yang terjerat kasus dugaan korupsi dan ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pengangkatan Maulana diharapkan mengisi kekosongan kepemimpinan di Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Rekam Jejak sang Pengacara
Maulana Bungaran lahir di Dumai, Riau, pada 9 Mei 1979. Ia menempuh pendidikan hukum di Universitas Lampung hingga meraih gelar Sarjana Hukum pada 2003, kemudian melanjutkan ke Universitas Indonesia dan memperoleh gelar Magister Hukum pada 2018.
Sebelum masuk pemerintahan, Maulana berprofesi sebagai advokat dan aktif di Partai Gerindra. Ia pernah menjabat Ketua Bidang Advokasi serta Sekretaris Majelis Kehormatan Partai Gerindra, dan tercatat sebagai calon legislatif DPR dari Daerah Pemilihan Jawa Barat VI pada Pemilu 2024.
Nama Maulana juga dikenal luas di dunia hukum politik. Pada 2019 ia tercatat sebagai salah satu kuasa hukum pasangan Prabowo Subianto–Sandiaga Uno, dan pada 2024 menjadi bagian tim advokat Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka dalam sengketa hasil Pemilihan Presiden di Mahkamah Konstitusi. Ia juga sempat dipercaya menjadi anggota panitia seleksi calon anggota Komisi Yudisial periode 2025–2030.
Kini, pengacara berpengalaman itu dituntut memikul tanggung jawab besar: membantu memimpin kementerian yang menaungi imigrasi dan pemasyarakatan di seluruh Indonesia.
Sumber: Rekam Jejak Maulana Bungaran Wamen Imipas Baru — Liputan6.com


Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda