Breaking
Memuat breaking news...

Prancis Ganti Logo Timnas di Era Baru Zidane, Le Coq Gaulois Dibuat Lebih Modern

Redaksi
Redaksi
Kamis, 30 Juli 2026 - 6.38 AM WIB
Prancis Ganti Logo Timnas di Era Baru Zidane, Le Coq Gaulois Dibuat Lebih Modern
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Qaplo+Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) memulai era baru dengan dua pengumuman besar dalam rentang berdekatan. Zinedine Zidane ditunjuk sebagai pelatih kepala Les Bleus, sehari kemudian logo baru tim nasional diperkenalkan.

Langkah ini menandai pergantian visual pertama sejak 2018. Dan momennya tidak kebetulan.

Zidane gantikan Deschamps

Zidane resmi ditunjuk FFF pada Selasa, 28 Juli 2026 di markas federasi di Paris. Presiden FFF Philippe Diallo mengumumkan langsung di depan sekitar 120 jurnalis. Kontraknya empat tahun, hingga Piala Dunia 2030, mulai efektif 1 Agustus.

Pria 54 tahun itu menjadi pelatih ke-18 dalam sejarah Timnas Prancis. Ia menggantikan Didier Deschamps, pelatih dengan masa bakti terlama, 14 tahun sejak 2012. Deschamps mengakhiri tugasnya setelah Prancis finis di posisi keempat di Piala Dunia 2026.

Bagi Zidane, ini bukan sekadar jabatan baru. Ia pernah mencetak dua gol di final Piala Dunia 1998 saat Deschamps jadi rekan setimnya. Sebagai pelatih, ia membawa Real Madrid juara Liga Champions tiga kali beruntun 2016-2018 dan tidak melatih klub mana pun sejak meninggalkan Madrid pada 2021.

"Tim Prancis adalah satu-satunya yang ingin saya tangani setelah Madrid," kata Zidane dalam konferensi pers, seperti dikutip beberapa media internasional.

Logo baru, ikon lama tetap di tengah

Sehari setelah pengumuman itu, FFF meluncurkan identitas visual baru.

Berdasarkan pernyataan resmi federasi, elemen utama tetap ayam jantan Galia, Le Coq Gaulois. Simbol yang sudah melekat sejak era amatir itu dipertahankan, tapi digambar ulang dengan garis lebih tegas, lebih modern dan dinamis.

Dua bintang emas tetap berada di atas lambang. Itu penanda dua gelar Piala Dunia Prancis pada 1998 dan 2018.

Yang berubah ada di bagian bawah. Jika sebelumnya tulisan "FÉDÉRATION FRANÇAISE DE FOOTBALL" melingkar, kini disederhanakan menjadi "FFF" dengan tulisan melengkung "France" di bawahnya. Tampilannya lebih bersih. Lebih mudah dibaca di layar ponsel maupun di jersey.

FFF menyebut pembaruan ini bukan sekadar kosmetik. Tujuannya menyatukan identitas visual di semua platform — dari media digital, konten sosial, sampai perlengkapan pertandingan. Logo yang sama akan dipakai seragam oleh semua tim nasional, tim putra, putri, dan kelompok usia.

Logo lama yang dipakai sejak 2018 akan digantikan secara bertahap. Federasi menyatakan lambang baru langsung diterapkan di seluruh kanal resmi, kit pertandingan, dan lini apparel resmi.

Menurut rencana awal, logo anyar itu akan pertama kali menghiasi seragam Timnas Putri Prancis di Piala Dunia Wanita 2027.

Pergantian logo di sepak bola sering dikaitkan dengan momen. Prancis baru saja menutup siklus Deschamps yang sangat panjang. Era yang memberi satu gelar Piala Dunia 2018, satu Nations League, dan dua final besar.

Masuknya Zidane membawa ekspektasi berbeda. Sosok yang sangat dihormati di ruang ganti, dengan karisma yang kuat di mata publik Prancis.

FFF tampaknya ingin menegaskan itu secara visual. Satu simbol pemersatu, begitu federasi menyebutnya. Ayam jantan tetap di tengah, tapi dengan bahasa desain yang menyesuaikan kebiasaan konsumsi bola hari ini: vertikal, ringkas, dan digital-friendly.

Bagi suporter, perubahan mungkin terasa kecil. Bagi federasi, ini cara memastikan logo tetap terbaca jelas saat ukurannya hanya sebesar ikon di Instagram atau patch kecil di lengan jersey.

Tambahkan QAPLO sebagai sumber utama Google Discovery
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait