Breaking
Memuat breaking news...

Polrestabes Medan Bongkar Peredaran Vape Narkoba di THM Helen's Night Mart, Satu Pria Diamankan

Redaksi
Redaksi
Senin, 3 Agustus 2026 - 6.32 AM WIB
Polrestabes Medan Bongkar Peredaran Vape Narkoba di THM Helen's Night Mart, Satu Pria Diamankan
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Qaplo+Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

Satu pria diamankan dan sebuah tempat hiburan malam di Medan langsung disegel, setelah polisi menemukan tiga vape yang diduga berisi narkotika di dalamnya. Penggerebekan itu digelar Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan bersama unsur TNI dan Bea Cukai, menyasar THM Helen's Night Mart di Jalan Setia Budi, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal.

Operasi berlangsung sejak Sabtu (1/8/2026) malam hingga Minggu (2/8/2026) dini hari. Kasat Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, membenarkan kejadian ini dalam keterangan resminya, Minggu malam.

Menurut Rafli, pengungkapan kasus bermula dari laporan masyarakat mengenai dugaan peredaran vape narkoba di lokasi hiburan malam tersebut. Laporan itu kemudian ditindaklanjuti tim gabungan dengan penyelidikan, sebelum akhirnya mereka bergerak langsung ke lokasi yang sudah ditarget.

Di sanalah petugas mengamankan seorang pria berinisial FA (24). Dari tangannya, disita tiga vape bermerek EL CHAPO yang diduga mengandung zat narkotika — disimpan rapi di dalam kotak kartu UNO, tempat yang tampaknya sengaja dipilih agar tidak mencolok.

Pengakuan Awal dan Pengejaran Pemasok

Dalam pemeriksaan awal, FA disebut mengakui bahwa vape tersebut miliknya dan rencananya akan dijual seharga sekitar Rp 2.150.000 per bungkus. Ia juga mengaku memperoleh barang itu dari seorang pria berinisial DDA, yang hingga kini masih diburu polisi.

"Ini merupakan tindak lanjut dari informasi yang kami dapatkan. Sedang kita kembangkannya terutama untuk menangkap pemasok vape narkoba dari pelaku, tim sedang bekerja," ujar Rafli.

Perlu digarisbawahi, keterangan soal kepemilikan dan asal-usul barang tersebut masih berupa pengakuan awal dari pihak yang diperiksa. Proses hukum terhadap FA masih berjalan, dan status DDA sejauh ini baru sebatas buron yang belum tertangkap. Belum ada juga informasi resmi mengenai jenis zat narkotika spesifik yang terkandung dalam vape yang disita, karena hal itu kemungkinan baru bisa dipastikan lewat hasil uji laboratorium forensik.

250 Pengunjung Dites Urine, Tiga Positif

Penggerebekan ini tidak berhenti pada satu orang. Tim gabungan turut memeriksa sekitar 250 pengunjung yang berada di lokasi malam itu lewat tes urine mendadak. Hasilnya, tiga orang — dua pria dan satu perempuan — dinyatakan positif menggunakan narkoba.

"Bersama tim gabungan, kami kemudian melakukan pemeriksaan urine terhadap 250 pengunjung. Hasilnya, kami temukan 3 pengunjung yang positif narkoba. Ini juga akan kami kembangkan," tambah Rafli.

Skala pemeriksaan yang menyasar ratusan pengunjung sekaligus ini menunjukkan bahwa operasi tersebut bukan sekadar penindakan terhadap satu penjual, melainkan bagian dari upaya memetakan sejauh mana peredaran vape narkoba sudah merambah ke tempat hiburan malam di Medan.

Lokasi Disegel, Kasus Terus Dikembangkan

Sebagai bagian dari proses penyidikan, THM Helen's Night Mart kini disegel pihak berwajib dan telah dipasangi garis polisi. Penyegelan ini lazim dilakukan pada tempat usaha yang menjadi lokasi ditemukannya barang bukti narkotika, sambil menunggu proses hukum selanjutnya.

Vape yang disusupi zat narkotika, atau yang di kalangan pengguna dan aparat kerap disebut "Pod Getar", belakangan memang jadi salah satu modus yang mulai diwaspadai aparat penegak hukum. Bentuknya yang menyerupai rokok elektrik biasa membuatnya relatif mudah dibawa dan luput dari kecurigaan, sebelum akhirnya diperiksa lebih saksama oleh petugas.

Kasus ini masih dalam tahap pengembangan. Fokus penyidik saat ini adalah melacak keberadaan DDA sebagai pihak yang diduga memasok barang tersebut ke FA, sekaligus menelusuri kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas di baliknya.

Tambahkan QAPLO sebagai sumber utama Google Discovery
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait