Pipa Utama Tirtanadi Bocor di Delitua, Pasokan Air Sejumlah Wilayah Medan TergangguPipa Utama Tirtanadi Bocor di Delitua, Pasokan Air Sejumlah Wilayah Medan Terganggu

Medan - Pelanggan Perumda Tirtanadi di sejumlah wilayah Medan dan sekitarnya diminta menyiapkan cadangan air sebelum perbaikan pipa utama dimulai pada Selasa malam, 9 Juni 2026. Perbaikan dilakukan setelah Jaringan Distribusi Utama atau JDU berdiameter 1.000 milimeter mengalami kebocoran di kawasan Jalan Purwo Gang Family, Delitua, Kabupaten Deli Serdang.
Kepala Bidang Publikasi dan Komunikasi Perumda Tirtanadi, Lokot Parlindungan Siregar, mengatakan tim teknis telah berada di lokasi sejak kebocoran terdeteksi. Petugas diterjunkan untuk penanganan awal dan menyiapkan pekerjaan perbaikan pada jaringan yang terdampak.
Menurut Lokot, pekerjaan pada pipa utama tersebut mengharuskan penghentian sementara aliran air. Langkah itu diperlukan karena perbaikan dilakukan pada jaringan berukuran besar yang menjadi salah satu jalur penting distribusi air bersih.
“Pekerjaan perawatan dan perbaikan dijadwalkan dimulai pada 9 Juni 2026 pukul 20.00 WIB hingga selesai,” ujar Lokot, Senin malam, 8 Juni 2026.
Wilayah yang Berpotensi Terdampak
Selama pekerjaan berlangsung, pelanggan di sejumlah wilayah pelayanan berpotensi mengalami penurunan tekanan air. Pada beberapa titik, aliran air juga dapat berhenti sementara hingga perbaikan selesai dan jaringan kembali dioperasikan.
Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi area pelayanan Cabang Delitua, Cabang Medan Kota, Cabang Medan Denai, Cabang HM Yamin, serta Cabang Tuasan dan sekitarnya.
JDU merupakan pipa utama yang menyalurkan air bersih dari sistem produksi atau reservoir ke jaringan distribusi pelanggan. Karena fungsinya sebagai jalur utama, gangguan pada pipa jenis ini dapat memengaruhi tekanan air di banyak kawasan sekaligus.
Pelanggan Diminta Tampung Air
Perumda Tirtanadi mengimbau pelanggan di wilayah terdampak untuk menampung air secukupnya sebelum pekerjaan dimulai. Pelanggan juga diminta menggunakan air secara hemat selama perbaikan berlangsung.
Imbauan ini penting karena gangguan air bersih dapat memengaruhi aktivitas harian warga. Kebutuhan memasak, mandi, mencuci, usaha kecil, hingga layanan publik yang bergantung pada pasokan air bisa ikut terdampak apabila tekanan air menurun atau aliran berhenti sementara.
Tirtanadi menyatakan akan berupaya mempercepat pekerjaan di lapangan. Perusahaan juga menyiapkan layanan mobil tangki air bagi pelanggan yang membutuhkan selama distribusi air belum normal.
“Atas nama manajemen Perumda Tirtanadi, kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kami menargetkan pekerjaan dapat diselesaikan secepat mungkin agar pelayanan kembali normal,” kata Lokot.
Pemulihan Air Bisa Bertahap
Meski perbaikan ditargetkan selesai secepat mungkin, distribusi air biasanya tidak langsung pulih merata setelah jaringan kembali dibuka. Tekanan air di beberapa kawasan dapat kembali secara bertahap, terutama di daerah yang jauh dari jalur utama atau berada di lokasi yang lebih tinggi.
Karena itu, pelanggan disarankan tetap menyiapkan cadangan air hingga aliran benar-benar stabil. Warga juga perlu memastikan keran dalam kondisi tertutup saat meninggalkan rumah agar tidak terjadi pemborosan ketika air kembali mengalir.
Untuk informasi lanjutan, pelanggan dapat menghubungi Call Center Perumda Tirtanadi di 0811-601-5000 atau kantor cabang Tirtanadi terdekat. Pelanggan juga disarankan memantau kanal resmi Tirtanadi untuk mengetahui perkembangan perbaikan.
Bagi warga di wilayah terdampak, langkah paling penting adalah menampung air sebelum pukul 20.00 WIB dan menggunakan persediaan secara hemat sampai layanan kembali normal.
Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda