Breaking
Memuat breaking news...

Petugas Rutan Salemba Gagalkan Penyelundupan 15 Pil Ekstasi untuk Narapidana

Qaplo
Qaplo
Kamis, 16 Juli 2026 - 9.03 AM WIB
Petugas Rutan Salemba Gagalkan Penyelundupan 15 Pil Ekstasi untuk Narapidana
ilustrasi
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Qaplo+Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA - Petugas Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Salemba, Jakarta Pusat, menggagalkan upaya penyelundupan 15 butir pil yang diduga narkotika jenis ekstasi yang dibawa seorang pengunjung untuk diserahkan kepada warga binaan.

"Kami tidak akan melonggarkan pengawasan sedikit pun. Setiap upaya yang mengancam keamanan dan ketertiban di dalam rutan akan kami tindak tegas sesuai dengan aturan hukum yang berlaku," kata Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Rutan Kelas I Jakarta Pusat, Gusti Akhmad Ridho, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Gusti menjelaskan bahwa pengunjung berinisial GG, warga Jakarta Barat, diamankan setelah petugas menemukan 15 butir pil berwarna hijau yang diduga ekstasi saat pemeriksaan di layanan kunjungan pada Rabu sekitar pukul 14.45 WIB.

Menurut dia, pil tersebut diduga akan diberikan kepada warga binaan berinisial UK yang sedang menjalani masa pidana dalam perkara narkotika.

Temuan itu langsung dilaporkan secara berjenjang kepada pimpinan dan diteruskan kepada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Daerah Khusus Jakarta.

Sebagai tindak lanjut, pihak rutan berkoordinasi dengan kepolisian dan menyerahkan GG beserta barang bukti 15 butir pil kepada Polsek Cempaka Putih untuk menjalani proses hukum dan pengembangan penyelidikan

Rutan Kelas I Salemba akan terus memperketat pengawasan terhadap layanan kunjungan, meningkatkan kompetensi petugas pemeriksaan, serta memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum guna mencegah peredaran narkotika di dalam rutan.

"Pengunjung yang membawa narkotika beserta barang bukti berupa 15 pil telah dibawa ke Polsek Cempaka Putih untuk menjalani proses hukum dan pengembangan penyelidikan lebih lanjut," ujarnya.

Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait