Pemkot Medan Apresiasi Wajib Pajak PBB dengan Undian Hadiah, Ini DaftarnyaPemkot Medan Apresiasi Wajib Pajak PBB dengan Undian Hadiah, Ini Daftarnya

MEDAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Medan memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah melunasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) melalui program undian berhadiah. Wajib pajak yang memenuhi ketentuan berkesempatan memenangkan berbagai hadiah, mulai dari sepeda motor hingga peralatan rumah tangga.
Program yang dikelola Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan itu menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk mendorong peningkatan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak daerah. Pengundian hadiah dijadwalkan berlangsung pada 4 Juli 2026, bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Medan ke-436.
Kepala Bapenda Kota Medan, M. Agha Novrian, mengatakan hadiah tersebut merupakan bentuk penghargaan kepada masyarakat yang telah memenuhi kewajiban membayar PBB sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
"Pemerintah Kota Medan mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang selama ini telah berpartisipasi dalam pembangunan daerah melalui pembayaran PBB. Sebagai bentuk apresiasi, kami menyiapkan berbagai hadiah menarik yang dapat diraih oleh wajib pajak yang telah melunasi kewajibannya," ujar Agha.
## Hadiah yang Disiapkan untuk Wajib Pajak
Dalam program apresiasi tersebut, Bapenda Kota Medan menyiapkan sejumlah hadiah yang akan diundi bagi wajib pajak yang telah melunasi PBB, yaitu:
2 unit sepeda motor.
3 unit sepeda listrik.
2 unit kulkas.
8 unit kompor gas.
Program ini diharapkan dapat menjadi insentif bagi masyarakat untuk lebih disiplin memenuhi kewajiban perpajakan, sekaligus meningkatkan penerimaan daerah yang digunakan untuk membiayai berbagai program pembangunan.
Menurut Agha, pajak daerah merupakan salah satu sumber pendapatan utama pemerintah daerah. Dana yang dihimpun melalui pajak digunakan untuk mendukung pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, hingga berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Karena itu, ia mengajak masyarakat yang belum melunasi PBB agar segera memanfaatkan kesempatan tersebut sebelum pengundian dilaksanakan.
"Ini menjadi kesempatan yang sangat baik bagi masyarakat. Dengan membayar PBB, masyarakat tidak hanya ikut mendukung pembangunan Kota Medan, tetapi juga berkesempatan membawa pulang hadiah-hadiah menarik yang telah kami siapkan," katanya.
Bapenda Buka Stand Layanan PBB di Lapangan Merdeka
Selain menggelar program hadiah, Bapenda Kota Medan juga akan menghadirkan Stand Pojok PBB pada perayaan Hari Jadi Kota Medan ke-436 yang berlangsung di Lapangan Merdeka Medan pada Sabtu, 4 Juli 2026.
Stand tersebut disiapkan untuk memudahkan masyarakat memperoleh berbagai layanan perpajakan secara langsung tanpa harus datang ke kantor Bapenda.
Layanan yang tersedia antara lain:
konsultasi mengenai PBB.
pengecekan besaran tagihan.
pembayaran PBB.
layanan administrasi dan informasi perpajakan lainnya.
Menurut Agha, kehadiran stand layanan tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan perpajakan sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya memenuhi kewajiban pajak.
"Kami mengundang seluruh masyarakat untuk hadir dan mengunjungi Stand Pojok PBB di Lapangan Merdeka Medan. Petugas kami siap memberikan pelayanan dan informasi terkait PBB, termasuk informasi mengenai program hadiah bagi wajib pajak. Mari manfaatkan momentum Hari Jadi Kota Medan ini untuk menunaikan kewajiban pajak sekaligus meraih kesempatan memenangkan hadiah menarik," ujarnya.
Pajak Daerah Berperan dalam Pembangunan Kota
Pajak Bumi dan Bangunan merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang digunakan pemerintah untuk membiayai berbagai kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik.
Melalui program apresiasi wajib pajak serta layanan yang disediakan di Stand Pojok PBB, Pemkot Medan berharap tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar PBB terus meningkat. Semakin tinggi penerimaan pajak daerah, semakin besar pula dukungan pembiayaan bagi pembangunan infrastruktur, fasilitas umum, dan pelayanan kepada masyarakat di Kota Medan.

Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda