Pascagempa M7,7 di Laut Flores, PLN Klaim Seluruh Gardu Induk di NTT Sudah Normal Kembali

Proses pemulihan listrik di Nusa Tenggara Timur (NTT) pascagempa berkekuatan M7,7 yang mengguncang Laut Flores menunjukkan kemajuan cepat. PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTT (PLN UIW NTT) melaporkan bahwa seluruh sumber daya perusahaan tengah dikerahkan untuk mengembalikan pasokan listrik ke kondisi normal.
Gardu Induk Pulih 100 Persen
Berdasarkan data hingga pukul 18.30 WITA (17.30 WIB), seluruh 11 Gardu Induk (GI) yang sempat terdampak gempa telah berhasil dinormalkan dan kembali beroperasi penuh. Di level jaringan distribusi, capaiannya belum sepenuhnya tuntas: dari 3.478 gardu distribusi yang terdampak, sebanyak 2.723 gardu sudah menyala kembali dan melayani sekitar 441 ribu pelanggan.
Pulihnya jaringan transmisi dan gardu induk ini menjadi modal penting bagi PLN untuk mempercepat penyaluran listrik ke fasilitas-fasilitas vital, terutama bandar udara dan fasilitas kesehatan di wilayah terdampak.
Rumah Sakit Jadi Prioritas
Salah satu fasilitas yang mendapat perhatian khusus adalah RSUD Bajawa. Pasokan listrik ke rumah sakit ini dipastikan tetap andal agar penanganan medis terhadap korban gempa tidak terganggu.
Direktur RSUD Bajawa, Heronimus Due, mengapresiasi kesiapsiagaan PLN dalam menjaga keandalan listrik rumah sakit sejak gempa terjadi. Ia menekankan bahwa pasokan listrik yang stabil sangat menentukan keselamatan pasien, terutama yang membutuhkan perawatan intensif atau tindakan bedah darurat — mulai dari penanganan gawat janin hingga korban patah tulang akibat gempa.
Menurutnya, kondisi ini sangat membantu operasional rumah sakit di tengah situasi darurat.
Apresiasi serupa datang dari sektor perhotelan. Manager Blue Ocean Hotel, Lusiana Isabella Badik, menyampaikan terima kasih atas respons cepat petugas PLN di lapangan dan mendoakan keselamatan para petugas yang masih bertugas menangani pemulihan.
PLN Janji Kerja Tanpa Henti
General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, menegaskan bahwa seluruh personel di lapangan akan terus bekerja sampai sistem kelistrikan benar-benar pulih 100 persen. Ia menyebut pemulihan fasilitas vital menjadi prioritas utama agar penanganan bencana dan layanan dasar bagi masyarakat bisa kembali berjalan normal, dengan target memulihkan aliran listrik secepat dan seaman mungkin.
Saat ini tim PLN masih melakukan penyisiran dan perbaikan di jaringan distribusi yang rusak akibat longsor maupun tiang listrik yang patah. PLN mengimbau masyarakat untuk tetap tenang sembari menunggu proses pemulihan rampung.
Catatan redaksi: Data pemulihan kelistrikan dalam berita ini merujuk pada kondisi per pukul 18.30 WITA/17.30 WIB dan berpotensi berubah seiring proses perbaikan yang masih berlangsung.
Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda