Breaking
Memuat breaking news...

Pakistan Desak AS dan Iran Jalankan Kesepakatan Damai, Serukan Stabilitas Timur Tengah

Qaplo
Qaplo
Sabtu, 11 Juli 2026 - 5.57 AM WIB
Pakistan Desak AS dan Iran Jalankan Kesepakatan Damai, Serukan Stabilitas Timur Tengah
ilustrasi
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Qaplo+Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

PAKISTAN - Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mendesak Amerika Serikat (AS) dan Iran tetap menjalankan komitmen yang telah disepakati dalam Nota Kesepahaman Islamabad, kerangka kerja perdamaian yang dicapai melalui mediasi Pakistan pada bulan lalu. Seruan itu disampaikan di tengah kembali meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang dinilai dapat mengganggu proses diplomasi yang sedang berlangsung.

Dalam percakapan melalui sambungan telepon dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Jumat (10/7), Sharif mengajak seluruh pihak menahan diri dan menghindari tindakan yang berpotensi memperburuk situasi keamanan kawasan. Pernyataan tersebut disampaikan melalui keterangan resmi Kantor Perdana Menteri Pakistan.

Sharif menegaskan bahwa implementasi Nota Kesepahaman Islamabad menjadi langkah penting untuk menjaga momentum dialog yang telah dibangun.

Menurut pemerintah Pakistan, kerangka kerja tersebut disusun sebagai dasar untuk memperkuat saling pengertian, rasa saling menghormati, dan kerja sama yang diharapkan dapat mendukung perdamaian serta stabilitas di kawasan.

Dalam kesempatan itu, Sharif juga menyampaikan keprihatinannya terhadap meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Ia menilai kondisi tersebut dapat mengancam hasil diplomasi yang telah dicapai melalui berbagai upaya dialog selama beberapa bulan terakhir.

Sharif kembali menegaskan komitmen negaranya untuk mendukung penyelesaian berbagai persoalan melalui jalur diplomasi.

Ia menyampaikan kepada Presiden Pezeshkian bahwa Pakistan siap melanjutkan perannya sebagai mitra yang memfasilitasi dialog serta mendukung berbagai upaya yang bertujuan menjaga perdamaian dan stabilitas regional.

Dalam beberapa waktu terakhir, Pakistan juga berulang kali menyatakan kesiapannya berkontribusi dalam berbagai inisiatif diplomatik yang bertujuan meredakan ketegangan di kawasan.

Menanggapi pembicaraan tersebut, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Pakistan terhadap berbagai upaya menjaga stabilitas kawasan.

Menurut keterangan yang disampaikan pemerintah Pakistan, Pezeshkian juga menegaskan kembali komitmen Iran untuk mendukung perdamaian dan menyambut baik kontribusi Islamabad dalam mendorong dialog di tingkat regional.

Selain membahas perkembangan situasi di Timur Tengah, kedua pemimpin meninjau pelaksanaan sejumlah kesepakatan yang dicapai saat kunjungan Presiden Pezeshkian ke Islamabad pada bulan lalu.

Pakistan dan Iran sepakat mempercepat tindak lanjut kerja sama di berbagai bidang strategis serta menjaga komunikasi yang lebih intensif mengenai isu-isu yang menjadi kepentingan bersama.

Kedua negara juga berkomitmen melanjutkan konsultasi terkait perkembangan keamanan regional sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral.

Seruan Pakistan agar seluruh pihak menghormati komitmen perdamaian mencerminkan upaya menjaga hasil diplomasi yang telah dibangun melalui jalur dialog.

Nota Kesepahaman Islamabad diposisikan pemerintah Pakistan sebagai kerangka awal untuk memperkuat komunikasi dan mengurangi potensi eskalasi konflik. Karena itu, keberlanjutan implementasi kesepakatan tersebut dinilai penting agar ketegangan di Timur Tengah tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

Pernyataan Sharif juga memperlihatkan upaya Pakistan mempertahankan perannya sebagai mitra diplomatik yang mendorong penyelesaian konflik melalui dialog serta kerja sama regional, di tengah situasi keamanan kawasan yang masih dinamis.

sumber: anadolu

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait