Operasi Antik Toba 2026, Polres Tebingtinggi Ungkap 19 Kasus Narkoba dalam 21 Hari
Tebingtinggi - Polres Tebingtinggi mengungkap 19 kasus narkoba selama pelaksanaan Operasi Antik Toba 2026 yang berlangsung pada 13 Mei hingga 2 Juni 2026. Dalam operasi selama 21 hari tersebut, polisi mengamankan 24 tersangka dari sejumlah
Tebingtinggi - Polres Tebingtinggi mengungkap 19 kasus narkoba selama pelaksanaan Operasi Antik Toba 2026 yang berlangsung pada 13 Mei hingga 2 Juni 2026. Dalam operasi selama 21 hari tersebut, polisi mengamankan 24 tersangka dari sejumlah wilayah hukum Polres Tebingtinggi. Hasil operasi itu disampaikan dalam temu pers di Aula Mapolres Tebingtinggi, Jalan Pahlawan, Rabu, 3 Juni. Wakapolres Tebingtinggi Kompol Rudi Syahputra hadir mewakili Kapolres, didampingi Kasat Resnarkoba AKP Jimmy Rianto Sitorus dan Kasat Humas AKP Mulyono. Dari rangkaian pengungkapan tersebut, polisi menyita barang bukti sabu seberat 97,6 gram dan ganja seberat 11,31 gram. Polres Tebingtinggi menyebut capaian ini merupakan hasil kerja jajaran Satresnarkoba dengan dukungan masyarakat dan insan pers. “Keberhasilan ini tak lepas dari kerja keras jajaran Satnarkoba dengan dukungan masyarakat dan insan pers,” ujar Kompol Rudi Syahputra. Razia Tempat Hiburan dan Kafe Malam Selain pengungkapan kasus di sejumlah lokasi, Polres Tebingtinggi juga menggelar razia gabungan di beberapa tempat hiburan dan kafe malam. Lokasi yang dirazia antara lain AA Cafe, Hello Cafe, Leo Cafe, dan BB KTV. Dari kegiatan tersebut, polisi menyita sabu seberat 0,98 gram, satu unit timbangan digital, dan satu telepon genggam. Polisi juga mengamankan seorang pria berinisial DR, 30 tahun, warga Desa Paya Bagas, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Serdang Bedagai. Temuan timbangan digital turut menjadi barang bukti yang akan didalami penyidik dalam perkara tersebut. Keterlibatan setiap pihak tetap harus dibuktikan melalui proses hukum yang berlaku. Razia di tempat hiburan dan kafe malam dilakukan sebagai bagian dari pengawasan lokasi yang dinilai rawan penyalahgunaan narkoba. Namun, pemeriksaan di suatu lokasi tidak otomatis berarti