Misteri Dua Pesawat Boeing 737 Terbengkalai 20 Tahun di PTDI Bandung
Dua pesawat Boeing 737-200 eks Bouraq Airlines terbengkalai selama dua dekade di PTDI Bandung. Bagaimana asal-usulnya hingga kini menjadi bangkai tanpa mesin?
Qaplo.com - Dua unit pesawat jet komersial jenis Boeing 737-200 terlihat terparkir membisu di area apron depan Hanggar N219 PT Dirgantara Indonesia (PTDI), Bandung, Jawa Barat. Kondisinya kini memprihatinkan; tanpa mesin, cat yang memudar, dan hanya menyisakan rangka fisik. Keberadaan dua "bangkai" burung besi ini rupanya menyimpan kisah panjang yang telah berlangsung selama dua dekade. Awal Mula Kedatangan di Tahun 2005 Kedua pesawat dengan registrasi PK-IJJ dan PK-IJI tersebut awalnya merupakan armada milik maskapai legendaris Indonesia yang kini sudah tidak beroperasi, Bouraq Airlines. Pada tahun 2005, kedua pesawat ini diterbangkan ke fasilitas PTDI di Bandung untuk menjalani perawatan rutin. Kepala Bidang Humas PTDI, Annisa Carolina, menjelaskan bahwa proses pemeliharaan tersebut didasarkan pada kontrak kerja sama antara pihak Bouraq Airlines dengan PT Aero Nusantara Indonesia (ANI). Dalam pelaksanaannya, PT ANI menyinkronkan sebagian pekerjaan perawatan fisik pesawat kepada PTDI selaku produsen dan penyedia jasa perawatan pesawat nasional. Proyek yang Terhenti dan Kepailitan Maskapai Rencana perawatan tersebut sayangnya tidak pernah selesai. Di tengah jalan, terjadi perubahan kepemilikan pada manajemen PT ANI yang mengakibatkan proyek pemeliharaan kedua pesawat Boeing ini terhenti total. Seiring berjalannya waktu, kedua armada tersebut dibiarkan terparkir di kawasan PTDI tanpa kejelasan kelanjutan proyek. Situasi semakin rumit ketika Bouraq Airlines dinyatakan pailit. PTDI sempat berupaya melacak kepemilikan aset ini dengan menghubungi kurator yang mengurus pemberesan aset Bouraq. Namun, upaya tersebut menemui jalan buntu karena kurator menyatakan kedua pesawat Boeing 737-200 ini tidak masuk dalam daftar aset kepailitan perusahaan yang sedang dibereskan. Beban