Mandor Sawit Ditemukan Tewas di Sungai Besitang, Polisi Sebut Tak Ada Tanda Penganiayaan
Qaplo.com (Besitang) - Seorang mandor perkebunan kelapa sawit ditemukan tewas di kawasan hulu Sungai Besitang, Kabupaten Langkat, Kamis, 11 Juni 2026, petang. Korban diketahui bernama Dedi, berusia sekitar 45 tahun, warga Dusun C1, Desa PIR
Qaplo.com (Besitang) - Seorang mandor perkebunan kelapa sawit ditemukan tewas di kawasan hulu Sungai Besitang, Kabupaten Langkat, Kamis, 11 Juni 2026, petang. Korban diketahui bernama Dedi, berusia sekitar 45 tahun, warga Dusun C1, Desa PIR ADB, Kecamatan Besitang. Penemuan jenazah tersebut menjadi perhatian warga sekitar, terutama masyarakat Desa PIR ADB. Sebelum ditemukan, korban disebut berangkat dari rumah menuju lokasi kebun tempatnya bekerja seperti biasa. Kepala Desa PIR ADB, Ilham Bakti, membenarkan identitas korban. Menurut dia, Dedi sehari-hari bekerja sebagai mandor di perkebunan kelapa sawit PIR. “Pria ini bekerja sebagai mandor di perkebunan kelapa sawit PIR,” kata Ilham Bakti saat dikonfirmasi. Ditemukan Setelah Rekan Kerja Mencari Berdasarkan keterangan yang dihimpun, korban terakhir diketahui berangkat ke kebun pada pagi hari. Namun, sekitar pukul 15.00 WIB, rekan-rekan kerjanya tidak lagi melihat keberadaan korban. Rekan korban kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi kerja. Pada sore harinya, korban ditemukan sudah tidak bernyawa di aliran Sungai Besitang. Warga yang berada di lokasi membantu proses evakuasi jenazah ke pinggir sungai. Informasi penemuan jenazah itu kemudian menyebar di lingkungan warga dan pekerja perkebunan. Polisi turun ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat mengenai penemuan jenazah tersebut. Polisi Lakukan Pemeriksaan Awal Sejumlah personel Polsek Besitang mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan pengecekan awal. Petugas juga mengumpulkan keterangan dari warga dan pihak yang mengetahui aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal dunia. Kapolsek Besitang AKP Abed S. Kalit melalui Kanit Reskrim Ipda Arif Irfansyah mengatakan, dari hasil pemeriksaan medis sementara, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan