Leeds — Keputusan wasit Darren England dalam laga Leeds United kontra Manchester United di Elland Road, Minggu, 18 Oktober 2026, memicu kemarahan suporter Setan Merah. Bek Leeds, Gabriel Gudmundsson, lolos dari kartu merah usai melancarkan tekel keras terhadap gelandang United, Andrey Santos.

Insiden terjadi pada menit ke-19 ketika Gudmundsson menekel Santos yang menggantikan posisi Kobbie Mainoo. Tayangan ulang menunjukkan bek asal Swedia itu mengenai bagian belakang kaki Santos dengan pul sepatunya, membuat pemain Brasil itu sempat terbaring sebelum bangkit dengan tertatih.

Wasit menghadiahi tendangan bebas untuk United dan hanya memberi kartu kuning kepada Gudmundsson. Keputusan itu membuat banyak penggemar MU geram karena menilai sang bek layak diusir dari lapangan.

Disebut Beruntung karena Intensitas Rendah

Kontroversi mereda setelah mantan ofisial Premier League, Darren Cann, angkat bicara. "Gudmundsson melakukan tekel yang sangat berisiko terhadap Santos. Ia sebenarnya bisa saja menerima kartu merah seperti kartu kuning yang diterimanya," kata Cann kepada BBC Sport.

Namun menurut Cann, Gudmundsson selamat karena intensitas tekelnya sedikit lebih rendah dari insiden kartu merah Ryan Sessegnon sehari sebelumnya. "Namun ia tidak bisa mengeluh seandainya kartu merah yang ditunjukkan," tambahnya.

Laga Berakhir Imbang 1-1

United sempat unggul lebih dulu lewat gol Bryan Mbeumo pada menit ke-35 memanfaatkan umpan silang Youri Tielemans. "Mbeumo sudah melewatkan beberapa peluang, tapi kali ini ia menyelesaikannya. Gol itu memang pantas didapatkan," puji Gary Neville di siaran Sky Sports.

Namun Leeds menyamakan kedudukan lima menit setelah jeda babak kedua lewat gol Dominic Calvert-Lewin yang meneruskan sundulan Tarik Muharemovic. Skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang, membuat United melanjutkan catatan buruk dengan hanya satu kemenangan dari tujuh laga pembuka Liga Inggris musim ini.

Sumber: OneFootball