Listrik Sumut Kembali Normal, PLN Pulihkan Pasokan 735 Ribu Pelanggan Lebih Cepat
Qaplo.com (Medan) - PT PLN (Persero) menyatakan sistem kelistrikan Sumatera Utara kembali pulih pada Kamis, 11 Juni 2026, pukul 09.39 WIB. Pemulihan itu selesai sekitar 72 jam lebih cepat dari estimasi awal, yang sebelumnya diperkirakan
Qaplo.com (Medan) - PT PLN (Persero) menyatakan sistem kelistrikan Sumatera Utara kembali pulih pada Kamis, 11 Juni 2026, pukul 09.39 WIB. Pemulihan itu selesai sekitar 72 jam lebih cepat dari estimasi awal, yang sebelumnya diperkirakan berlangsung hingga Minggu, 14 Juni 2026. Setelah sistem kembali normal, PLN tidak lagi menerapkan manajemen beban. Sebanyak 735.406 pelanggan yang sebelumnya terdampak kini kembali memperoleh pasokan listrik selama 24 jam. Pemulihan juga mencakup 74 penyulang dan 6.536 gardu distribusi. Penyulang adalah jaringan yang menyalurkan listrik dari gardu induk ke gardu distribusi sebelum sampai ke pelanggan. Sementara gardu distribusi berfungsi menurunkan tegangan listrik agar dapat digunakan rumah tangga, usaha, dan fasilitas umum. General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara, Mundhakir, mengatakan percepatan pemulihan dilakukan secara terukur dengan tetap mengutamakan keselamatan kerja. “Alhamdulillah, sistem kelistrikan Sumatera Utara telah kembali normal sekitar 72 jam lebih cepat dari estimasi awal,” ujar Mundhakir. Transmisi Galang–Simangkuk Tersambung Lagi Pemulihan sistem kelistrikan Sumut ditandai dengan kembali terhubungnya jaringan transmisi 275 kilovolt atau kV Galang–Simangkuk ke sistem interkoneksi Sumatera. Jaringan transmisi bertegangan tinggi berperan menyalurkan listrik dari pusat pembangkit ke wilayah layanan. Jika jaringan utama terganggu, distribusi listrik ke banyak pelanggan dapat ikut terdampak. Sistem interkoneksi Sumatera merupakan jaringan kelistrikan yang menghubungkan pasokan antardaerah di Pulau Sumatera. Dengan sistem yang saling terhubung, pasokan listrik dapat dikelola lebih fleksibel, tetapi gangguan pada titik tertentu juga membutuhkan penanganan cepat agar dampaknya tidak meluas. Kembalinya