Turin – Juventus dipermalukan di kandang sendiri. Menjamu Lazio di Allianz Stadium, Minggu (18/10/2026), Si Nyonya Tua takluk 0-3 dari tim tamu asal Roma dalam lanjutan Serie A.
Tiga gol kemenangan Lazio dicetak oleh dua pemain timnas Denmark, Oliver Provstgaard dan Gustav Isaksen, serta gol penutup dari pemain pengganti Fisayo Dele-Bashiru.
Provstgaard membuka keunggulan Lazio pada menit ke-37 lewat sundulan jarak dekat menyambut umpan silang Mattia Zaccagni dari situasi sepak pojok pendek. Keunggulan 1-0 bertahan hingga turun minum.
Isaksen dan Dele-Bashiru Pastikan Kemenangan
Lazio menggandakan keunggulan pada menit ke-66. Isaksen mengontrol umpan jauh Nuno Tavares, memotong ke dalam, lalu melepaskan tembakan kaki kiri melengkung ke pojok bawah gawang yang tak bisa dijangkau kiper Guglielmo Vicario.
Juventus yang mencoba bangkit tak kunjung menemukan celah. Pada menit ke-89, Dele-Bashiru memastikan kemenangan 3-0 lewat aksi individu: ia berlari dari wilayah permainan sendiri sebelum melepaskan tembakan keras yang menjebol gawang Juve.
Itu menjadi kemenangan perdana Lazio di Turin dalam ajang Serie A sejak Oktober 2017.
Juventus Masih Tersendat
Hasil ini memperpanjang periode sulit Juventus di liga domestik. Meski tengah pekan lalu Si Nyonya Tua bangkit dan menang 2-1 atas Celta Vigo di Liga Europa, mereka hanya meraih satu kemenangan dari empat laga terakhir Serie A.
Pelatih Luciano Spalletti tak bisa mendampingi tim dari pinggir lapangan akibat larangan mendampingi, setelah terlibat insiden dengan pelatih Cagliari Fabio Pisacane. Juventus pun dibesut asistennya, Marco Domenichini.
Badai cedera juga menghantam Juve. Kenan Yildiz, Manuel Locatelli, Khephren Thuram, Jeff Ekhator, dan Kamil Grabara absen, sementara Jeremie Boga baru kembali ke bangku cadangan.
Randal Kolo Muani sempat membobol gawang Lazio pada menit ke-24, tetapi gol itu dianulir karena offside. Nick Woltemade yang masuk menggantikan Kerim Alajbegovic di babak kedua juga gagal memanfaatkan peluang emas.
Lazio Serius Buru Scudetto
Bagi Lazio, tiga poin dari Turin menjaga mereka tetap sejajar dengan Inter di puncak klasemen. Elang Roma, yang juga kehilangan sejumlah pemain seperti Albert Gudmundsson, Matteo Cancellieri, Nicolò Rovella, Alessio Furlanetto, dan Adam Marusic, tampil solid dan efisien.
Kemenangan telak ini mengirim sinyal jelas: Lazio bukan sekadar kuda hitam, melainkan penantang serius gelar juara Serie A musim ini.
Sumber: OneFootball


Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda