Breaking
Memuat breaking news...

Laba Pelindo dan Pupuk Indonesia Meningkat, Danantara Sebut Transformasi BUMN Mulai Berdampak

Qaplo
Qaplo
Sabtu, 20 Juni 2026 - 12.43 PM WIB
Laba Pelindo dan Pupuk Indonesia Meningkat, Danantara Sebut Transformasi BUMN Mulai Berdampak
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA - Transformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dijalankan sejak pembentukan Danantara pada 2025 disebut mulai memberikan dampak terhadap kinerja sejumlah perusahaan pelat merah. Indikasi tersebut terlihat dari meningkatnya laba beberapa BUMN yang dilaporkan melampaui target yang telah ditetapkan.

Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menyatakan peningkatan laba menjadi salah satu ukuran bahwa agenda reformasi perusahaan negara mulai berjalan sesuai arah yang diharapkan. Namun, ia menegaskan bahwa keberhasilan transformasi tidak hanya diukur dari keuntungan, melainkan juga dari perbaikan tata kelola dan transparansi perusahaan.

Salah satu perusahaan yang mencatat pertumbuhan laba adalah Pelindo. Perusahaan pengelola pelabuhan nasional itu membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp2,01 triliun atau meningkat 94 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, Pupuk Indonesia mencatat laba bersih Rp6,70 triliun atau tumbuh sekitar 230 persen dibandingkan capaian sebelumnya. Kenaikan tersebut menjadi perhatian karena perusahaan memiliki peran penting dalam menjaga pasokan pupuk yang berkaitan langsung dengan sektor pertanian nasional.

Dony mengatakan capaian itu menunjukkan bahwa transformasi BUMN mulai memberikan hasil. Ke depan, fokus pemerintah adalah menjaga konsistensi reformasi, memperkuat tata kelola perusahaan, dan memastikan seluruh informasi yang disampaikan kepada publik didasarkan pada data yang dapat dipertanggungjawabkan.

Bagi masyarakat, peningkatan kinerja BUMN tidak hanya berarti bertambahnya keuntungan perusahaan. Jika tren tersebut berlanjut, perusahaan negara berpotensi memberikan kontribusi yang lebih besar kepada negara melalui dividen, memperluas investasi, dan meningkatkan kualitas layanan di sektor-sektor strategis.

Meski demikian, keberhasilan transformasi BUMN masih akan diuji oleh berbagai tantangan, mulai dari efisiensi operasional, persaingan usaha, hingga kemampuan perusahaan beradaptasi terhadap perubahan ekonomi. Karena itu, transparansi dan pengawasan tetap menjadi faktor penting agar reformasi BUMN dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait