Breaking
Memuat breaking news...

Korban Tewas KMP Aceh Hebat 2 Bertambah Jadi Empat, ASDP Tegaskan Pendampingan dan Dukung Investigasi

Qaplo
Qaplo
Senin, 6 Juli 2026 - 5.23 PM WIB
Korban Tewas KMP Aceh Hebat 2 Bertambah Jadi Empat, ASDP Tegaskan Pendampingan dan Dukung Investigasi
ilustrasi
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Qaplo+Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BANDA ACEH - Jumlah korban meninggal dunia dalam insiden KMP Aceh Hebat 2 bertambah menjadi empat orang setelah Mujibur Rahman, salah satu korban yang sebelumnya menjalani perawatan intensif, meninggal dunia di rumah sakit pada Senin (6/7/2026) pukul 12.38 WIB. Perkembangan ini menambah daftar korban jiwa dalam kecelakaan kapal yang hingga kini masih diselidiki penyebabnya oleh instansi berwenang.

Kabar duka tersebut disampaikan General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Banda Aceh, Andri Setiawan. Ia mengatakan seluruh jajaran ASDP menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum dan memastikan perusahaan terus memberikan pendampingan kepada korban maupun keluarga yang terdampak.

"Atas nama seluruh jajaran manajemen dan insan ASDP, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," ujar Andri dalam keterangan tertulis, Senin.

Pendampingan Korban Menjadi Prioritas

Menurut Andri, sejak insiden terjadi, ASDP bersama rumah sakit, pemerintah daerah, dan instansi terkait terus menangani kebutuhan para korban beserta keluarganya. Pendampingan dilakukan mulai dari proses perawatan, pemulangan jenazah, hingga pelaksanaan pemakaman.

Ia menambahkan, perusahaan akan terus mendampingi keluarga korban selama proses penanganan berlangsung sebagai bagian dari tanggung jawab kepada masyarakat yang terdampak.

Investigasi Masih Berlangsung

Di samping penanganan korban, ASDP menyatakan tetap mendukung penuh proses investigasi yang dilakukan oleh pihak berwenang. Hingga kini, penyebab pasti insiden KMP Aceh Hebat 2 masih belum diumumkan secara resmi sehingga proses penyelidikan masih terus berjalan.

Menurut ASDP, hasil investigasi nantinya akan menjadi dasar untuk mengevaluasi prosedur operasional, memperkuat budaya keselamatan, serta meningkatkan kualitas layanan penyeberangan.

"Keselamatan akan selalu menjadi prioritas utama dalam setiap layanan yang kami berikan kepada masyarakat," kata Andri.

Mengapa Hasil Investigasi Penting?

Dalam setiap kecelakaan transportasi, investigasi bertujuan mengidentifikasi penyebab insiden berdasarkan fakta dan bukti yang ditemukan di lapangan. Temuan tersebut menjadi dasar bagi pemerintah dan operator transportasi untuk mengevaluasi standar keselamatan, memperbaiki prosedur operasional, serta mengurangi risiko terjadinya kecelakaan serupa di masa mendatang.

Karena itu, selama proses penyelidikan masih berlangsung, penyebab insiden KMP Aceh Hebat 2 belum dapat disimpulkan dan seluruh informasi resmi tetap menunggu hasil investigasi dari instansi yang berwenang.

Dampaknya bagi Masyarakat

Bertambahnya jumlah korban meninggal menjadi pengingat pentingnya aspek keselamatan dalam layanan transportasi penyeberangan. Bagi masyarakat yang menggunakan jasa kapal, hasil investigasi diharapkan dapat menjadi dasar perbaikan sistem keselamatan sehingga layanan penyeberangan menjadi lebih aman pada masa mendatang.

Di sisi lain, keluarga korban masih menjadi fokus utama penanganan. Sementara itu, masyarakat diimbau mengikuti perkembangan informasi melalui sumber resmi agar tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

sumber: waspada.id

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait