Breaking
Memuat breaking news...

Konflik Rusia-Ukraina Memanas, Gudang Ozon Jadi Sasaran Serangan Ukraina

Redaksi
Redaksi
Minggu, 23 Agustus 2026 - 7.06 AM WIB
Konflik Rusia-Ukraina Memanas, Gudang Ozon Jadi Sasaran Serangan Ukraina
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Qaplo+Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

Gudang Raksasa E-commerce Ozon Diserang Ukraina, Putin Ancam Balas Keras

Serangan Ukraina terhadap gudang milik Ozon, perusahaan ritel daring terbesar kedua di Rusia, di wilayah Samara dilaporkan memicu reaksi keras dari Presiden Vladimir Putin. Serangan ini menjadi babak baru dalam eskalasi konflik yang kini memasuki tahun kelima.

Target Bergeser ke Infrastruktur Ekonomi

Menurut laporan media, sejumlah pejabat senior di lingkaran Kremlin dikabarkan cukup resah dengan taktik Ukraina yang belakangan gencar menyasar infrastruktur ekonomi Rusia. Putin sendiri memperingatkan bahwa serangan-serangan yang terus meningkat terhadap sektor ekonomi negaranya telah "membuka kotak pandora."

Serangan ke Ozon ini bukan yang pertama. Sebelumnya, dalam kampanye pengeboman sebulan penuh sejak pertengahan Juli, Ukraina disebut telah menyasar 15 lokasi berbeda milik Wildberries, perusahaan ritel daring terbesar di Rusia.

Kementerian Pertahanan Ukraina menyatakan bahwa serangan sistematis terhadap pusat-pusat penyimpanan yang menampung barang berfungsi ganda (dual-use) ini bertujuan mempersulit logistik militer Rusia sekaligus memberi dampak negatif terhadap perekonomian negara itu secara keseluruhan.

Krisis BBM dan Isu Mobilisasi Baru

Di dalam negeri, warga Rusia dilaporkan semakin frustrasi dengan langkanya bahan bakar di sejumlah pom bensin, menyusul serangkaian serangan yang merusak kilang-kilang minyak vital. Berdasarkan aplikasi pemantauan Gdebenz, hanya sekitar 28 persen pom bensin di seluruh Rusia yang masih memiliki stok BBM per Rabu lalu — artinya lebih dari tujuh dari sepuluh pom bensin dilaporkan kehabisan stok.

Di Volgograd, polisi bahkan menangkap lima orang setelah mereka mengunggah video yang mengeluhkan kelangkaan pasokan BBM di pom bensin setempat.

Sementara itu, beredar pula spekulasi di sejumlah kanal Telegram bahwa Putin berpotensi mengumumkan gelombang mobilisasi baru untuk mengganti kerugian pasukan Rusia di garis depan Ukraina. Perlu dicatat, kabar ini masih sebatas spekulasi dan belum dikonfirmasi resmi oleh pemerintah Rusia.

Pernyataan Keras Putin

Berbicara pada Sabtu lalu di televisi negara, Putin menuding pemerintah Kyiv sengaja berupaya merusak perekonomian Rusia, namun menyebut langkah tersebut justru "membuka kotak pandora" bagi Ukraina sendiri. Ia menegaskan militer Rusia akan menyasar balik sektor-sektor ekonomi paling sensitif milik Ukraina, sembari mengklaim serangan mematikan ke Kyiv dan sejumlah kota besar lainnya selama ini telah "efektif."

Serangan Udara Besar-besaran ke Kyiv

Pada Kamis (20/8), Rusia melancarkan salah satu serangan udara massal terbesar sejak perang pecah tahun 2022, dengan lebih dari 160 rudal dan 168 drone menghantam Kyiv serta sejumlah wilayah lain. Sedikitnya 17 orang dilaporkan tewas dan lebih dari 40 lainnya terluka, dengan kerusakan berat dilaporkan terjadi di blok-blok apartemen, sekolah, hingga sebuah rumah sakit anak.

Sebagai balasan, Ukraina melancarkan serangan drone semalam suntuk ke kilang minyak di Novokuybyshevsk, yang berjarak sekitar 1.000 kilometer dari perbatasan, di wilayah Oblast Samara. Serangan ini kembali menunjukkan jangkauan jauh armada drone Ukraina yang mampu menembus wilayah Rusia tanpa terdeteksi.

Catatan: Sejumlah klaim dalam berita ini, termasuk soal kepanikan internal Kremlin dan kabar rencana mobilisasi baru, berasal dari laporan media dan spekulasi di media sosial yang belum dikonfirmasi resmi oleh pihak berwenang Rusia.

Tambahkan QAPLO sebagai sumber utama Google Discovery
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait