Breaking
Memuat breaking news...

KKP Usulkan Tambahan Anggaran Rp 30 Triliun untuk 2027, Fokus Bangun Kampung Nelayan

Qaplo
Qaplo
Kamis, 11 Juni 2026 - 3.14 PM WIB
KKP Usulkan Tambahan Anggaran Rp 30 Triliun untuk 2027, Fokus Bangun Kampung Nelayan
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Qaplo+Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

Qaplo.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengajukan usulan tambahan anggaran belanja sebesar Rp 30 triliun untuk tahun anggaran 2027. Langkah ini diambil guna mengoptimalkan berbagai program prioritas nasional, khususnya yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat pesisir dan ketahanan pangan.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menyampaikan usulan tersebut dalam Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta. Tambahan ini diajukan di luar pagu indikatif KKP tahun 2027 yang sebelumnya telah ditetapkan sebesar Rp 15,63 triliun berdasarkan keputusan bersama Kementerian Keuangan dan Bappenas.

Fokus Utama: Kampung Nelayan hingga Budidaya Ikan Darat

Sebagian besar dari usulan anggaran tambahan tersebut akan dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan nelayan. Salah satu program utama adalah pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di 600 lokasi dengan estimasi kebutuhan dana mencapai Rp 9,45 triliun. Program ini ditargetkan dapat menjangkau total 1.000 lokasi pada tahun 2027.

Selain kawasan nelayan, KKP juga merencanakan alokasi sebesar Rp 8,8 triliun untuk program budidaya ikan darat tematik di 9.000 lokasi. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan di wilayah pedalaman sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat setempat.

Sektor budidaya payau juga mendapat perhatian melalui rencana revitalisasi tambak nila salin seluas 5.500 hektare dengan anggaran Rp 5,4 triliun. KKP juga mengusulkan Rp 1,3 triliun untuk pengembangan model tambak udang terintegrasi seluas 2.000 hektare.

Pemberdayaan Masyarakat dan Pengawasan Laut

Tidak hanya fokus pada infrastruktur fisik, usulan anggaran ini juga mencakup program sosial dan mitigasi bencana. KKP mengalokasikan Rp 1,44 triliun untuk rekonstruksi dan rehabilitasi pascabencana di tiga provinsi di Sumatra, serta Rp 1 triliun khusus untuk program pemberdayaan masyarakat guna menekan angka kemiskinan di wilayah pesisir.

Untuk menjaga kelestarian wilayah laut dari praktik penangkapan ikan ilegal, KKP mengusulkan tambahan dana operasional pengawasan sebesar Rp 857 miar. Sementara itu, pengembangan sentra industri garam seluas 2.000 hektare diusulkan mendapat alokasi sebesar Rp 965 miliar.

Target Pertumbuhan Ekonomi Sektor Perikanan 2027

Melalui dukungan anggaran yang optimal, KKP memproyeksikan pertumbuhan Produk Domestik Brtuo (PDB) sektor perikanan dapat mencapai angka 5 hingga 6 persen pada tahun 2027. Target produksi perikanan nasional dipatok sebesar 27,25 juta ton, didampingi target produksi garam sebesar 2,75 juta ton.

Di kancah global, KKP membidik nilai ekspor hasil perikanan mampu menyentuh angka USD 7,2 miliar. Dari sisi kelestarian lingkungan, kementerian juga berkomitmen memperluas kawasan konservasi perairan hingga mencapai 301,3 juta hektare guna menjaga keseimbangan ekosistem laut jangka panjang.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait