KKP Usulkan Tambahan Anggaran Rp 30 Triliun untuk 2027, Fokus Bangun Kampung Nelayan
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp 30 triliun untuk tahun anggaran 2027 guna mengoptimalkan program prioritas.
Qaplo.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengajukan usulan tambahan anggaran belanja sebesar Rp 30 triliun untuk tahun anggaran 2027. Langkah ini diambil guna mengoptimalkan berbagai program prioritas nasional, khususnya yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat pesisir dan ketahanan pangan. Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menyampaikan usulan tersebut dalam Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta. Tambahan ini diajukan di luar pagu indikatif KKP tahun 2027 yang sebelumnya telah ditetapkan sebesar Rp 15,63 triliun berdasarkan keputusan bersama Kementerian Keuangan dan Bappenas. Fokus Utama: Kampung Nelayan hingga Budidaya Ikan Darat Sebagian besar dari usulan anggaran tambahan tersebut akan dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan nelayan. Salah satu program utama adalah pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di 600 lokasi dengan estimasi kebutuhan dana mencapai Rp 9,45 triliun. Program ini ditargetkan dapat menjangkau total 1.000 lokasi pada tahun 2027. Selain kawasan nelayan, KKP juga merencanakan alokasi sebesar Rp 8,8 triliun untuk program budidaya ikan darat tematik di 9.000 lokasi. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan di wilayah pedalaman sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat setempat. Sektor budidaya payau juga mendapat perhatian melalui rencana revitalisasi tambak nila salin seluas 5.500 hektare dengan anggaran Rp 5,4 triliun. KKP juga mengusulkan Rp 1,3 triliun untuk pengembangan model tambak udang terintegrasi seluas 2.000 hektare. Pemberdayaan Masyarakat dan Pengawasan Laut Tidak hanya fokus pada infrastruktur fisik, usulan anggaran ini juga mencakup program sosial dan mitigasi bencana. KKP mengalokasikan Rp 1,44 triliun