Breaking
Memuat breaking news...

KFC Indonesia Gandeng Angel, Perusahaan China, untuk Perkuat Sistem Pemurnian Air di Seluruh Gerai

Administrator
Administrator
Selasa, 28 Juli 2026 - 5.33 PM WIB
KFC Indonesia Gandeng Angel, Perusahaan China, untuk Perkuat Sistem Pemurnian Air di Seluruh Gerai
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Qaplo+Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

QAPLO - Jaringan restoran cepat saji KFC Indonesia menggandeng Angel, produsen peralatan pemurnian air minum asal China, untuk memperbarui sistem pengolahan air di gerai-gerainya. Kerja sama ini disebut sebagai bagian dari upaya memastikan kualitas air yang digunakan untuk operasional restoran memenuhi standar keamanan pangan, di tengah kondisi geografis Indonesia yang membuat kualitas air baku berbeda-beda dari satu daerah ke daerah lain.

"Sejak Juni 2025, Angel secara resmi mengumumkan masuk sepenuhnya ke pasar pemurnian air komersial Indonesia melalui acara peluncuran strategi di Jakarta, sekaligus terus memperkuat kemampuan operasional lokalnya. Pada tahun yang sama, KFC Indonesia memulai proyek peningkatan sistem pemurnian air secara nasional," demikian keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Beijing, Selasa.

Tantangan Geografis Jadi Alasan Utama

Bagi KFC yang memiliki jaringan gerai berskala nasional, urusan air ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan. Wilayah Indonesia yang membentang dari Sabang sampai Merauke membuat jenis sumber air, kualitas air, hingga karakteristik unsur pencemarnya berbeda-beda di setiap daerah.

Sebagian gerai mengandalkan pasokan air PDAM. Sebagian lain memakai air tanah, yang cenderung membawa kandungan sedimen, padatan tersuspensi, dan berbagai kotoran dalam jumlah lebih tinggi. Perbedaan ini menuntut sistem pemurnian yang punya kemampuan adaptasi dan kestabilan lebih baik, bukan solusi satu ukuran untuk semua gerai.

Sebaran gerai KFC di puluhan pulau turut menambah kerumitan tersendiri, mulai dari logistik pengiriman peralatan, proses instalasi, sampai pemeliharaan yang harus berkelanjutan.

Model "Uji Dahulu, Baru Disesuaikan"

Untuk menjawab tantangan itu, Angel menerapkan pendekatan yang mereka sebut model "uji lebih dahulu, kemudian disesuaikan". Setiap gerai lebih dulu diuji dan dievaluasi kualitas airnya, baru kemudian ditentukan solusi pemurnian yang sesuai dengan kondisi air baku serta kebutuhan operasional di lokasi tersebut.

Gerai dengan kondisi air yang lebih kompleks menggunakan Sistem Mikrofiltrasi C11 yang dipadukan dengan sterilisator ultraviolet (UV). Sementara gerai dengan kualitas air baku yang relatif baik cukup ditangani dengan solusi sterilisasi UV saja.

Menurut keterangan tersebut, sistem ini sepenuhnya kompatibel dengan pra-filtrasi yang sudah lebih dulu dipakai KFC, tanpa harus memodifikasi fasilitas pasokan air yang ada atau menghentikan operasional restoran. Cara ini diklaim membantu menekan biaya peningkatan sistem sekaligus membuat proses implementasi lebih efisien.

"Konsistensi kualitas air sangat penting bagi operasional harian kami, terutama pada jam-jam sibuk," kata seorang pegawai operasional gerai yang terlibat dalam proyek tersebut, tanpa disebutkan nama lengkap maupun lokasi gerainya dalam keterangan yang diterima ANTARA.

Latar Belakang Angel dan Klaim Teknologinya

Angel merupakan perusahaan swasta yang berbasis di Shenzhen, provinsi Guangdong, dan telah berdiri sejak 1987. Menurut keterangan tersebut, perusahaan ini telah mengekspor produk ke 65 negara dan memegang lebih dari 900 paten di bidang teknologi filtrasi air.

Perusahaan ini mengklaim keunggulan pada pengembangan membran reverse osmosis (RO) berumur panjang, serta teknologi anti-bakteri bernama APCM (Antimicrobial Protein Composite Material) yang disebut mampu membunuh 99,99 persen bakteri super resistan dan telah diuji dalam kondisi antariksa. Klaim-klaim teknis ini berasal dari keterangan perusahaan sendiri dan belum diverifikasi secara independen oleh pihak ketiga.

Sistem Mikrofiltrasi C11 yang dipakai di gerai KFC, menurut keterangan tersebut, sudah banyak diterapkan di sektor layanan makanan dan diklaim mampu menghilangkan sedimen, sisa klorin, serta bau, sambil tetap mempertahankan debit air yang tinggi untuk kebutuhan seperti pembuatan minuman dan penggunaan air terus-menerus di dapur.

Sertifikasi dan Rencana ke Depan

Angel menyebut telah mengantongi sembilan sertifikasi internasional, di antaranya NSF untuk keamanan produk air dan makanan, UL dan CSA sebagai sertifikat keselamatan di pasar Amerika Serikat dan Kanada, TÜV dari Jerman untuk keandalan produk, SGS untuk kepatuhan terhadap standar internasional, serta sertifikasi Halal.

Perusahaan ini menyatakan telah membangun jaringan layanan yang mencakup sebagian besar wilayah Indonesia, lengkap dengan tim layanan profesional lokal untuk mendukung instalasi, operasional, dan pemeliharaan proyek secara nasional. Ketika ada gerai yang membutuhkan instalasi, perawatan, atau dukungan teknis, Angel mengklaim dapat memberikan respons cepat agar waktu henti peralatan bisa ditekan seminimal mungkin.

Ke depan, perusahaan ini menyatakan akan terus mengembangkan kapabilitasnya di sepanjang siklus proyek, mulai dari evaluasi kualitas air, perancangan solusi, implementasi, hingga layanan operasional dan pemeliharaan berkelanjutan bagi mitra-mitranya di sektor layanan makanan, termasuk restoran, hotel, dan jaringan kedai kopi.

Artikel ini disusun berdasarkan keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Beijing. Sejumlah klaim teknis dan kinerja produk dalam keterangan tersebut merupakan pernyataan dari pihak Angel dan KFC Indonesia, serta belum dapat diverifikasi secara independen oleh sumber lain.

Tambahkan QAPLO sebagai sumber utama Google Discovery
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait