Kemnaker Buka Magang Nasional 2026, Fresh Graduate Berpeluang Dapat Penghasilan hingga Rp6 JutaKemnaker Buka Magang Nasional 2026, Fresh Graduate Berpeluang Dapat Penghasilan hingga Rp6 Juta

JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan membuka pendaftaran Program Magang Nasional 2026 Angkatan II mulai 15 Juli 2026. Program yang ditujukan bagi lulusan diploma dan sarjana (fresh graduate) ini menyediakan 150 ribu kuota, meningkat 50 persen dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya yang menampung 100 ribu peserta.
Penambahan kuota tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas kesempatan lulusan perguruan tinggi memperoleh pengalaman kerja sebelum memasuki pasar kerja secara penuh.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan calon peserta masih memiliki waktu untuk mempersiapkan dokumen dan memilih bidang magang yang sesuai sebelum pendaftaran resmi dibuka.
"Kita mulai nanti pendaftaran peserta. Ini yang mungkin ditunggu-tunggu, 15 Juli. Jadi masih ada kesempatan dua minggu lagi kira-kira," ujar Yassierli di Gedung Pusat Pasar Kerja, Selasa (30/6/2026).
Perusahaan Mendaftar Lebih Dahulu
Sebelum menerima pendaftaran peserta, Kemnaker membuka kesempatan bagi perusahaan yang ingin menjadi penyelenggara magang melalui platform Magang Hub.
Pendaftaran perusahaan berlangsung mulai 29 Juni hingga 15 Juli 2026. Dalam periode tersebut, Kemnaker akan melakukan verifikasi terhadap setiap lowongan yang diajukan.
Menurut Yassierli, proses verifikasi bertujuan memastikan posisi magang benar-benar sesuai dengan kompetensi lulusan perguruan tinggi. Selain itu, pemerintah juga membatasi kuota peserta magang maksimal 20 persen dari jumlah karyawan di masing-masing perusahaan.
"Kami akan memverifikasi. Yang akan kita verifikasi adalah terkait dengan apakah lowongan itu benar-benar cocok untuk lulusan perguruan tinggi. Kalau iya kita akan loloskan, termasuk juga kuota maksimum itu adalah 20 persen dari total jumlah karyawan yang ada," jelasnya.
Pendaftaran Dibagi Tiga Gelombang
Berbeda dengan tahap sebelumnya, pendaftaran peserta akan dibuka dalam tiga gelombang.
Setiap gelombang menyediakan kuota 50 ribu peserta, sehingga total kuota yang disiapkan mencapai 150 ribu orang.
"Pada 15 Juli kita akan mulai buka batch pertama pendaftaran untuk sebesar kuota 50.000 orang. Nanti kita buka segera sesudah itu batch kedua 50.000, dan batch ketiga 50.000 orang," kata Yassierli.
Skema bertahap tersebut diharapkan memberi kesempatan lebih luas bagi lulusan baru dari berbagai daerah untuk mengikuti proses seleksi.
Jadwal Lengkap Magang Nasional 2026
Berdasarkan informasi yang diumumkan Kemnaker, berikut tahapan pelaksanaan Magang Nasional 2026 Angkatan II:
Tahapan | Jadwal |
|---|---|
Sosialisasi | 29 Juni–28 Juli 2026 |
Pendaftaran penyelenggara dan verifikasi lowongan | 29 Juni–15 Juli 2026 |
Pendaftaran peserta | 15–28 Juli 2026 |
Seleksi oleh penyelenggara | 29 Juli–5 Agustus 2026 |
Pleno dan penetapan peserta | 6 Agustus 2026 |
Pengumuman hasil seleksi | 7 Agustus 2026 |
Hari pertama magang | 10 Agustus 2026 |
Program Berlangsung Enam Bulan
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan Program Magang Nasional merupakan salah satu upaya pemerintah membantu lulusan perguruan tinggi memperoleh pengalaman kerja sekaligus meningkatkan peluang memperoleh pekerjaan tetap.
Menurutnya, program ini merupakan kelanjutan dari pelaksanaan Magang Nasional yang telah digelar pada tahun sebelumnya.
Peserta yang lolos akan menjalani magang selama enam bulan di perusahaan mitra dengan pendampingan mentor dari perusahaan.
Selain memperoleh pengalaman kerja, peserta juga akan menerima penghasilan yang disesuaikan dengan upah minimum di daerah tempat perusahaan beroperasi.
"Kemudian mendapatkan penghasilan yang cukup signifikan. Itu di antara Rp3,5 juta sampai bahkan ada yang Rp6 juta per bulan, tergantung dari lokasi mereka bekerja," ujar Teddy.
Kesempatan Menambah Pengalaman Kerja
Persaingan memperoleh pekerjaan bagi lulusan baru masih menjadi tantangan di berbagai sektor. Melalui program ini, pemerintah berharap peserta tidak hanya memperoleh penghasilan selama masa magang, tetapi juga membangun keterampilan praktis, pengalaman kerja, serta jejaring profesional yang dapat meningkatkan daya saing saat memasuki dunia kerja.
Dengan peningkatan kuota menjadi 150 ribu peserta, Magang Nasional 2026 diharapkan mampu menjangkau lebih banyak lulusan perguruan tinggi yang ingin memulai karier melalui pengalaman kerja langsung di perusahaan.

Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda