Breaking
Memuat breaking news...

Kawal Aksi Mahasiswa di Bundaran HI, Polres Jakpus Kerahkan Hampir 7.000 Personel dan Tegaskan Tanpa Senjata Api

Redaksi
Redaksi
Selasa, 18 Agustus 2026 - 12.51 PM WIB
Kawal Aksi Mahasiswa di Bundaran HI, Polres Jakpus Kerahkan Hampir 7.000 Personel dan Tegaskan Tanpa Senjata Api
ilustrasi
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Qaplo+Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA — Ribuan personel kepolisian berjaga di sekitar Bundaran HI dan Patung Arjuna Wiwaha, Kawasan Silang Monas, Jakarta Pusat, Selasa, untuk mengawal unjuk rasa mahasiswa. Polres Metro Jakarta Pusat menurunkan 6.962 personel, bagian dari kekuatan gabungan Polda Metro Jaya yang totalnya mencapai 9.242 personel dan disebar di sejumlah titik aksi di Jakarta.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold EP Hutagalung menegaskan bahwa aparat di lapangan diminta menempatkan mahasiswa bukan sebagai lawan, melainkan sebagai warga yang harus dilayani dan dilindungi. Ia berpesan agar seluruh anggotanya bersikap sabar dan tidak terpancing provokasi.

Satu Komando, Tanpa Senjata Api

Reynold menekankan bahwa semua tindakan personel di lapangan harus berada dalam satu komando dan mengikuti prosedur yang berlaku. Tidak ada ruang bagi anggota untuk bergerak sendiri-sendiri tanpa instruksi.

Ia juga memastikan tidak ada personel yang membawa maupun menggunakan senjata api selama proses pengamanan aksi ini berlangsung. Pendekatan yang diutamakan, menurutnya, adalah komunikasi persuasif dalam menghadapi dinamika massa, bukan tindakan represif.

Peringatan soal Kemungkinan Penyusup

Di luar instruksi ke jajarannya, Reynold turut mengingatkan peserta aksi untuk waspada terhadap pihak-pihak yang berpotensi menyusup dan memanfaatkan momentum unjuk rasa untuk kepentingan lain di luar tujuan penyampaian aspirasi yang dijamin undang-undang.

Bundaran HI Bukan Lokasi Resmi Penyampaian Aspirasi

Reynold menyebut kawasan Bundaran HI sejatinya bukan titik yang diperuntukkan bagi penyampaian aspirasi, mengingat area tersebut merupakan pusat aktivitas ekonomi dan kegiatan warga sehari-hari.

Rekayasa Lalu Lintas Menyesuaikan Kondisi Lapangan

Untuk mengantisipasi dampak terhadap arus lalu lintas, personel dari Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya dan Satuan Lalu Lintas Polres Jakarta Pusat disiagakan di beberapa titik, termasuk Bundaran HI dan kawasan Patung Kuda. Rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional, disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan.

Reynold mengimbau masyarakat umum tetap beraktivitas seperti biasa, karena petugas akan mengatur arus lalu lintas secara langsung di lokasi.

Sumber: Antara

Tambahkan QAPLO sebagai sumber utama Google Discovery
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait